Hari ini libur aktivitas. Aku ingin memanfaatkannya dengan jalan-jalan. Tetapi ke mana, yaa?

Sejenak ku berpikir untuk menemukan rute perjalanan hari ini. Rute yang membawaku pada berbagai lokasi yang dapat mensegarkan lagi pikiranku dan mendamaikan hatiku. Maka, setelah menemukan ide, aku pun berangkat dengan penuh semangat dan tersenyum, tentu nya.

Aku berangkat dari kostan sepuluh menit menjelang pukul sebelas siang. Keberangkatanku diantar oleh supir angkot jurusan Kalapa-Cadas dengan arah ke kalapa. Saat merangkai coretan ini, aku sedang berada di angkot tersebut di atas. Angkot berwarna merah dengan seorang supir dan beberapa penumpang. Hingga saat ini, total penumpang tersisa ada 4 orang termasuk aku. Tiga orang lainnya adalah bapak-bapak. Oiya, baru saja seorang Bapak turun di Lengkong Besar. Sedangkan aku dan para penumpang yang tersisa masih melanjutkan perjalanan kami. Perjalanan menuju lokasi yang ingin kami jelang.

Setelah hampir setengah jam di perjalanan, kami pun sampai di Kalapa. Namun aku tidak turun di Kalapa, karena masih perlu melaniutkan perjalanan sedikit lagi. Yap, kawasan masjid Agung yang berlokasi di alun-alun Bandung adalah tujuan pertama ku. Untuk selanjutnya akan berganti alat transportasi dan menuju tujuan utama, yaitu masjid al Irsyad di kotabaru Parahyangan. Semoga selamat sampai tujuan, aamiin. ^_^

Pukul 11.45 WIB, bus jurusan Alun-alun ke Kotabaru pun mulai melaju. Aku dengan beberapa penumpang lainnya sibuk dengan pikiran kami masing-masing. Seraya menikmati pemandangan di luar, aku selingi dengan menyaksikan beberapa potret yang sukses terabadikan. Yaa. Sebelum duduk manis di bus, aku berpeluang narsis sekejap. Karena ternyata pas aku datang di dalam bus ini tadi, belum ada sesiapa. Kecuali sang supir dan kebetulan beliau sedang keluar, sepertinya beli minuman. Lalu, olalaaa… pikiranku pun bernas seketika itu juga. Ku raih hape evercoss yang sedang tersenyum dalam tas dan siap beraksi. Ku buka kunci nya dan terlaksanalah cita berikutnya, yaitu bisa update wajah di mana saja. Ahahaa… betapa bahagianya aku. Hhoho. Aku begini adanya. Apakah engkau ingin join denganku? Marii.

Sempat melewati halaman depan masjid Agung Bandung yang ada di alun-alun, sebelum menuju halte Alun-alun Bandung. Sempat pula menyaksikan pemandangan siang hari di halaman depan masjid. Sungguh ramai sekali. Karena banyak pengunjung yang bermain di sana. Mungkin hanya untuk berlibur, atau bertemu dengan teman-teman. Intinya adalah, mereka ramai sekali. Sebuah pemandangan yang so sweet dan beauty.

Okey. Sejenak menelusuri petualangan pikir, mari kita kembali berdzikir. Karena perjalanan menuju Kotabaru masih jauh. Entah berapa lama, aku tidak ingat. Let’s enjoy our time, now.

***

Di dalam bus kini, ada beberapa orang saja penumpang nya. Empat orang siswa es em pe yang duduk di kursi depan ku. Sedangkan aku duduk manis di kursi paling belakaaaaaaangggg banget. Olangan. Hoho. Sweet kannn?😀

Selanjutnya, beberapa kursi ke bagian depan, ada dua orang teteh, seorang Ibu dan dua orang Bapak. Hmmm… berarti total penumpang bus saat ini sebanyak sebelas orang termasuk supir. Ok.

Oh iya, berhubung bus ini sedang berhenti di perempatan dekat dengan masjid Biofarma, ku lihat. Nah, naiklah seorang teteh. Berarti total penumpang menjadi dua belas orang termasuk aku. Alhamdulillah, semakin ramai saja. Hehe. Berarti perjalanan ini akan semakin sangat menyenangkan. Berhubung banyak teman di perjalanan. Dan tahukah engkau teman, beberapa waktu lalu, setelah kami melewati perempatan tadi, bus pun berhenti sejenak seiring dengan munculnya seorang Aa berparas putih nan bersih dan disusul dengan seorang Ibu yang menggendong anak. Hai, pengamatan yang sempurna, bukan?😉

Selepas mengamati, aku pun ingin menyusuri perjalanan ini. Berkelipanlah kelopak mata dan menutup ia sesekali. Aku ingin menghayati pesona dalam perjalanan. Perjalanan yang super so sweet dan menjadi kisah yang selama ini ku impi. Perjalanan dalam rangka mensyukuri kehidupan yang penuh arti. Dan kemudian mengajak hati ini untuk terus bersyukur dan menemukan hikmah dalam hari-hari.

Sememangnya, tidak setiap hari aku melakukan perjalanan seperti ini. Kecuali berjalan kaki, ini memang hampir setiap hari. Karena aku belum mempunyai kendaraan yang dapat mengantar jemputku pulang dan pergi. Kendaraan sejenis motor atau kendaraan pribadi lainnya seperti mobil atau jet bahkan helikopter. Namun begitu, dalam detik waktu yang datang dan pergi, aku belajar mensyukuri yang aku punya. Ya, aku belajar menvhayati kebersamaan dengan sesiapa saja. Sehingga baik saat sedang melangkahkah kaki atau ketika di ajak bonceng dengan beliau-beliau yang baik hati karena mengajakku serta, maka aku bersyukur syyekali. Aku berdoa di dalam hati, semoga suatu hari nanti aku dapat menumpangkan para pejalan kaki. Sehingga beliau dapat sampai di tujuan dengan lebih cepat, aman, dan tentu saja dengan senang hati. Aamiin.

Dalam perjalanan saat ini, aku terus menghayati dan mentafakuri arti hidup ini. Untuk keperluan apakah dan bagaimanakah aku menjalani? Bagiku, adalah kebahagiaan di dalam hati. Saat ku dapat menyaksikan berbagai negeri yang indah di sana. Apalagi negeri-negeri yang belum pernah aku kunjungi. Sungguh, aku ingin menjelajahi hingga ke ujung negeri. Dalam waktu dekat atau di masa nanti. Aku siapkan diri sejak dini untuk mengeksplorasi impian. Dan kemudian mengurainya dalam catatan demi catatan di perjalanan. Semoga kelak ketika aku tiada, keberadaan terakhirku masih dan dapat terekam jelas di sini. Di lembar hati yang meniti hari.

Jelas terlihat di pelupuk mata ini, beraneka pemandangan yang ada di luar sana. Pemandangan yang tidak ingin ku lewatkan meski satu kedip pun. Pemandangan yang mengajakku mengingat Illahi. Pemandangan dengan hati, bersama sahabat sejati, Yani.

Dalam menempuh perjalanan ini, kami selalu bersama-sama. Untuk menghirup udara di lokasi berbeda. Kemudian berlanjut dengan menjadikannya sebagai oleh-oleh dari perjalanan, berupa kisah untuk sesiapa saja yang mengikuti perjalanan kami. Baiklah, mari kita terus berbagi meskipun dengan sebaris tulisan nan mewujud senyuman.

"Selamat melanjutkan aktivitas penuh semangat dan semoga sukses selalu, yaa. Sampai berjumpa lagi di hari esok bertabur senyuman lebih cerah nan indah. Aamiin ya rabbal’alamiin…"
🙂🙂🙂

Keep Istiqamah & Salam Ukhuwah,
~My Surya~

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s