Teman, alangkah indahnya pertemuan denganmu. Engkau yang tidak pernah ku sangka-sangka. Ya, engkau yang tiba-tiba sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupanku. Engkau yang hadir bukan tanpa makna dan tiada alasan. Ya, engkau yang membersamaiku kemudian setelah pertemuan kita, akan menjadi bagian dari catatan hari ini ku. Walaupun mungkin tidak akan pernah tertulis namamu di lembaran kisah hidupku. Namun yakinlah bahwa pada pertemuan pertama kita, engkau telah mencoretkan namamu pada dinding hatiku. Hati yang sedia menerimamu sebagai bagian dari diriku yang lain.

Teman… Siapapun engkau dari manapun asalmu. Apapun suku bangsa yang engkau bawa dan bagaimana pun bahasa keseharian mu, maka engkau adalah teman baikku. Bermula semenjak engkau mengenalku, pun aku. Begitu sebaliknya. Karena saat pertemuan pertama kita, engkau memberikan pemahaman berbeda padaku, tentang cara memaknai kehadiran. Selain itu, engkau pun menjelaskan padaku walaupun tidak langsung. Bahwa kita ada di dunia ini memang untuk saling kenal mengenal, bersua, bersapa, bertukar suara dan berbagi ekspresi. Termasuk di dalam nya adalah agar kita semakin meyakini bahwa Allah subhanahu wa ta’ala Yang Maha Baik memberikan kita kesempatan untuk berakraban semenjak di dunia. Alhamdulillah, maka ku ingin sampaikan padamu, "Selamat datang dalam kehidupanku teman. Selamat menempuh langkah-langkah berikutnya bersama ku. Kehidupan yang selanjutnya akan terjalin kisah antara kita. Perjalanan yang pada detik berikutnya akan menjadi petualangan kita. Lalu menyelam lah engkau hingga ke dasar hati ku, walau engkau tidak akan pernah sampai ke dasarnya. Namun, setidaknya engkau telah menjadi bagian dari lautan jiwaku yang penuh dengan aneka rupa sesiapa saja yang hadir padanya. Yach, kemudian bersama lah engkau dengan warna-warni ikan di sana dan aneka corak kerang-kerang yang bermutiara gemerlap di dalam nya. Karena aku tidak sendiri lagi, kini. Ada banyak kehidupan yang membersamaiku semenjak mula. Dan aku adalah bagian terkecil dari beliau dan mereka semua. Sungguh berkesan. ^_^… Aku bersyukur menyambutmu teman, sambutan bertabur keingintahuan lebih banyak tentangmu.

Teman…
Pada awal kita berkenalan, tak cukup mudah ku berpuas dengan penjelasanmu tentang dirimu. Makanya aku menanyai mu berbagai hal lain yang perlu aku tahu dari mu. Oleh karena itu teman, maka bersabarlah dengan ku. Orang baru yang menjadi bagian dari kehidupanmu, pula. Saat suatu ketika engkau mendapatiku banyak tanya ini dan itu. Padahal menurutmu sudah biasa. Maka, tolong jelaskan padaku, yaa. Lebih banyak dan jelas tentang tanyaku. Agar aku tidak lagi penasaran dengan mu. Jawaban dan penjelasan yang mampu mengobati keingintahuanku. Karena aku percaya dan yakin bahwa engkau hadir dalam waktuku, untuk memberi arti dan makna yang paling berarti.

Teman….
Sejak awal mengenalmu, aku yakin bahwa engkau adalah orang baik-baik yang Allah kirimkan khusus untukku. Agar aku banyak belajar dari pengetahuan dan pengalamanmu. Supaya engkau menjadi jalan kembali kan ingatanku kepada- Nya dalam berbagai kesempatan aku ingat padamu atau melihatmu. Sungguh bahagia rasanya. Alangkah tertakjubnya aku dengan beraneka kenyataan yang aku alami bersamamu. Padahal selama ini aku hanya dapat membayangkan, saja. Namun saat pertemuan kita terjadi, wahai teman, aku seperti baru saja terjaga dari mimpi. Sedangkan engkau benar-benar ada di depan mataku. Engkau tersenyum padaku, engkau memberikan penampilan terbaikmu padaku. Meskipun tidak pernah engkau rencana pun aku. Namun kalau Allah berkehendak, maka Kun Fayakun… Ya Allah, bimbing kami dalam melangkah, bersama menuju kepada-Mu. Aamiin ya rabbal’alamiin.

Teman…
Engkau adalah sosok terbaik yang aku harapkan. Engkau adalah pribadi terbaik yang aku bayangkan. Engkau adalah jawaban dari do’a-do’aku selama ini.
Engkau adalah hadiah terindah yang hadir sepaket dengan bonus pula. Engkau adalah amanah untuk ku jaga. Engkau adalah kawan seperjalanan, sahabat seperjuangan. Engkau adalah rahasia terindah yang tidak perlu ku ungkap sebelum waktunya. Namun saat aku semakin yakin dan percaya kepada-Nya. Maka Allah Maha Berkehendak… Engkau tolong doakan aku yaa… semoga istiqomah. Sebagaimana engkau, teman. Karena aku ingin senantiasa bersama denganmu di jalan ini yang sedang kita tempuh.

Teman… Kelak. Ketika masih ku terima pertanyaan tentang engkau dari beliau yang peduli padaku, maka hanya akan ku senyumi mereka seraya berkata, bahwa engkau adalah jawaban dari pertanyaan tersebut. Sungguh mudah dan lega rasanya. Sungguh bahagia dan lepas pikir ini. Sungguh, tersenyum bersamamu dalam pertemuan kita, adalah impianku yang menjadi nyata. Terima kasih teman, untuk akan, masih dan telah menjadi bagian dari kehidupanku. Meskipun kita mungkin tidak akan pernah bertemuan, namun mengingatmu adalah sebuah keabadian. Akan ku jadikan engkau sebagai salah satu alasan untuk berada di sini, lagi dan lagi. Untuk menitipkan ingatan ini. Hingga aku tidak mampu lagi mengingatmu. Maka ketika itu engkau dapat mengingatku, sebagai jalan kembalikan ingatanmu kepada Allah subhanahu wa ta’ala yang mengizinkan kita untuk bersama semenjak di dunia ini. Kebersamaan tanpa pertemuan, mungkin. Mungkin pertemuan berujung ingatan. Atau kebersamaan untuk saling mengingatkan kepada-Nya.

"Selamat melanjutkan aktivitas penuh semangat dan semoga sukses selalu, yaa. Sampai berjumpa lagi di hari esok bertabur senyuman yang lebih cerah dan indah…"
🙂🙂🙂

Keep Istiqamah & Salam Ukhuwah,
~My Surya~

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s