Untuk mu yang datang dalam kehidupanku dan tidak pernah pergi. Apakabarmu hari ini?

Engkau yang selalu dekat dengan ku walau kita berjauhan.

Engkau yang betah berlama-lama di sini, ketika kita berdekatan.

Ya, engkau yang membawa satu warna unik ke dalam kisah hidupku.

Engkau yang mewarnai hari-hariku dengan ciri khasmu tak pernah tertandingi.

Engkau adalah sosok yang membuatku mengerti arti hidup ini. Ya, dari hari ke hari kita bertemu dengan pengalaman berbeda. Engkau yang membersamaiku dengan bahagia. Walau ku tahu engkau sedang mengalami kondisi sebaliknya. Engkau yang sederhana penuh dengan tata krama. Engkau yang mengajakku serta dalam aktivitas mu berikutnya.

Engkau, siapakah engkau sebenarnya? Engkau yang menjadi bagian dari detik waktuku dan sangat berperan dalam perubahanku. Engkau yang bersuara namun tanpa rupa. Engkau yang berpesan namun bukan lisan. Bukan karena engkau bisu atau bosan berpesan melalui lisan. Namun karena engkau sangat tahu siapa aku. Engkau yang mengerti diriku. Maka engkau menitip pada ku berbaris-baris tulisan. Untuk menemaniku selalu. Agar aku senantiasa berteman dengannya dan bercakap layaknya sedang bertukar pikiran dengan mu. Ah… Engkau benar-benar sahabat baiku. Until the end, tulismu lada sebuah pesan singkat, ketika itu. Pesan yang sempat ku baca walau sekilas. Dan aku percaya kalimat itu mempunyai makna yang saaangaat dalem. Sedalem hatimu yang tidak pernah ku tahu dasarnya. Walau pun begitu, aku yakin dan percaya bahwa engkau tercipta untukku.

Engkau. Apa kabarmu hari ini? Engkau yang belum pernah ku bertemu. Engkau yang seakan tidak asing bagiku saat awal kita bersapa. Engkau yang mengingatkanku pada seorang di sana. Seorang lainnya yang tadi mengingatkanku untuk segera mampir di sini. Lalu menyapamu. Haiii apakabar mu? Dari tadi koq diem ajja. Kita bersenyuman yuuu’.🙂

Haii engkau. Aku bahagia bertemu lagi denganmu saat ini di sini. Bahagia yang tidak dapat terungkapkan dengan ucap kata, namun biarlah ia berbaris rapi di sini. Di dalam hati. Di dunia kita. Di ladang jiwa.

"Selamat melanjutkan aktivitas penuh semangat dan semoga sukses selalu, yaa. Sampai berjumpa lagi di hari esok bertabur senyuman yang lebih cerah dan indah…"
🙂🙂🙂

Keep Istiqamah & Salam Ukhuwah,
~My Surya~

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s