Smile
Smile

Teman…

Apabila suatu hari engkau mengalami keadaan yang engkau tidak sukai, lalu membuatmu berduka, terluka… maka hapuslah ia dengan senyuman. Tersenyumlah lagi dan lagi, seraya mengingat banyak kebaikan yang engkau peroleh bersama keadaan tersebut. Karena yakin dan percayalah bahwa tidak semua orang mempunyai kesempatan yang sama sebagaimana yang engkau alami. Maka berteguhlah, tegar dan kuatlah.

 

Teman…

Memang tidak semua hal yang kita inginkan menjadi kenyataan. Oleh karena itu, engkau perlu terus berjuang, berusaha dan bergerak. Hingga engkau menemui keadaan yang engkau jalani adalah yang engkau benar-benar menginginkannya. Walaupun lama, bersabarlah. Meskipun sulit, berusahalah. Ingat pesan Ibunda, bahwa “Untuk mencapai impian tidak mudah, namun terkadang kita alami susah, lelah dan payah.” Namun bukankah Allah telah berfirman bahwa Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum kalau kaum tersebut tidak berjuang untuk mengubah keadaan mereka sendiri. Begini .

 

Teman…

Hari ini, lepaskanlah segala beban yang membuat engkau berat untuk melangkah. Turunkanlah sejenak segala keberatan yang memaksamu untuk berhenti karena tidak sanggup memikulnya. Sejenak saja, ya, sejenak. Seraya menarik nafas, pejamkanlah matamu dan kemudian buka lagi seraya mengedarkan pandangan ke sekeliling.

 

Teman…

Hapuslah luka dengan senyuman, maka engkau menjadi orang paling bahagia dalam hari-harimu. Sampaikan pada dirimu sendiri bahwa engkau mampu dan bisa menjalaninya. Engkau mampu berbahagia setelah luka itu ada. Maka engkau benar-benar mampu.

 

Teman…

Hari ini aku menyimak suara seorang teman di sana. Kami berjumpa melalui nada suara yang mengalir. Aku menangkap dari nada suara beliau, sedang ada beban berat yang sedang beliau pikul. Pun dari ekspresi suara yang ku dengar perlahan, beliau sedang untuk menjadi tegar dan kuat.

 

Teman…

Aku memang tidak dapat menyaksikan raut mukamu saat kita bertukar suara, tadi. Namun, semoga engkau di sana dalam kondisi baik-baik saja yaa. Percayalah teman, bahwa sesudah kesulitan ada kemudahan dan hapuslah lukamu dengan senyuman, segera. Segera maafkan sesiapa saja yang menyisipkan getir di sudut hatimu, lalu tersenyumlah. Maafkan sesiapa saja yang menyisakan pahit di ujung rasamu, lalu tersenyumlah. Tersenyumlah dengan ringan seakan engkau sedang menerima sebuah hadiah terindah. Lalu, bersiaplah membukanya dengan perasaan yang penuh ketakjuban. Segeralah tersenyum. Karena dalam keadaan apapun yang sedang engkau alami, pasti ada hikmahnya.

 

Teman…

Dalam waktu-waktu yang kita jalani, maka kita akan bersua dengan pergantian musim. Terkadang musim semi, musim gugur, musim hujan pun musim panas. Maka ketika saat ini engkau sedang berbasah-basah keringat dengan kelelahan yang menerpamu, yakinkah dirimu, sebentar lagi akan hadir musim berikutnya. Ya, tidak akan lama engkau berterik-terik di bawah sinar mentari, bukan? Yakin dan percayalah. Lalu, teruskan langkah dan gerakmu. Berjuanglah lagi dan berjalan lah dengan senyuman. Karena engkau tidak sendiri dan tidak akan pernah menjalaninya sendiri. Masih banyak orang-orang di luar sana yang juga mengalami keadaan serupa. Namun mereka mau bergerak dan melangkah lagi, bersama keyakinan yang mereka tanam di dalam jiwa. Keyakinan yang membuat mereka makin kuat dan semakin mantab.

 

Teman…

Dalam hari-harimu, engkau mungkin melihat keadaan yang engkau tidak sukai.

Dalam hari lain engkau bertemu dengan keadaan yang sangat engkau sukai.

Namun satu pesan ku, “Jangan Lupa Tersenyum, yaa. Walaupun tidak mudah, namun engkau bisa!”🙂

 

Teman, tentang duka dan airmata yang engkau alami saat ini. Ia tidak akan berlangsung selamanya. Namun kedatangannya adalah untuk mengajakmu percaya, tentang makna kehadirannya. Supaya engkau dalam memaknai kebersamaan dengan nya. Ya, kebersamaan yang mungkin akan terjadi saat ini saja, kalau engkau percaya, bahwa ia akan segera berlalu. Hanya berpikir positif dan percaya. Maka engkau mampu tersenyum lagi.

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s