Pagi hari yang berseri bersama sahabat sejati, kami berbagi senyuman nan ceria, bahagia dan penuh kelegaan. Karena kami kembali bersapa dalam nuansa yang penuh kekeluargaan. Sungguh, mengesankan. Bersama dengan beliau semua. Yang rajin mengaji dan suka berbagi. Yuuk mari kita selfie sejenak.

Tidak ada yang tahu tentang apa yang akan kita lakukan esok hari, begitu pula dengan hari ini yang sedang kita jalani. Kita mungkin tidak pernah merencanainya kemarin, bukan? Oleh karena itu teman, teruslah bergerak, tersenyum dan bersua dengan sesiapa saja. Agar hari ini mu penuh arti.

Kemarin, kita mungkin bersama dengan beliau yang kita cintai. Hari ini mungkin keadaan yang sama masih kita alami. Namun kita tidak pernah tahu, apakah esok akan masih membersamai beliau seperti saat ini dan kemarin? Wallaahu a’lam bish shawab. Ingatlah selalu untuk mengingatkan, teman. Agar kita terjaga dalam pergaulan. Semoga tidak terlalu berlebihan apa yang kita lakukan, namun senantiasa dalam nuansa normal.

Bagaimana ekspresi yang kita munculkan pada wajah, saat bertemu dengan orang lain. Bagaimana tanggapan dan ekspresi balasan yang kita peroleh? Apakah kita menyadari bahwa, saat kita tersenyum, maka senyuman akan kita terima balik.

Hari ini, aku bahagia. Karena masih mempunyai kesempatan bertemu dengan teman baikku, Mentari. Ya, mentari yang tersenyum cerah semenjak pagi ini, mengajakku untuk tersenyum bersamanya. Lalu, kami pun memulai hari penuh senyuman. Senyuman sebagai salah satu wujud syukur kami akan anugerah hari ini. Anugerah pagi bersama udaranya yang bersih, segar dan menyehatkan. Alhamdulillah, inilah syukur. Engkau yang ku temui atau pun jauh di mata, adalah mentari di dalam hati ini. Terus bersinar teman, dengan sinar terbaikmu. Baik saat pagi, siang atau sore hari. Apakah pada hari ini mentari bersinar cerah atau kah berteman mendung. Namun engkau perlu tetap tersenyum. Karena tersenyum itu menyenangkan, teman. Sungguh! Let’s practice it everywhere, with other you meet. They will give you more beautiful smile than you give.

Hai teman, terkadang beliau yang engkau temui mungkin tidak mudah mensenyumimu. So, what do you think when you got it?

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s