Membukamu memang berat, suatu hari aku mengalaminya. Padahal lembaranmu ringan yang terdiri dari ayat demi ayat. Lembaran penuh ketenangan saat ku membacamu. Lembaran berisi nasihat dan petunjuk ketika aku kebingungan. Lembaran dari Rabb-ku untuk kembalikan ingatanku kepada-Nya. Lalu, mengapa lagi berat untuk membukamu? Membalik lembaranmu setelah membaca seayat demi seayat di setiap lembarmu. Mengapa lagi tak ingat? Bila engkau adalah petunjuk hidupku. Pedomanku saat melangkah dalam perjalanan kehidupan ini. Maka, hari ini ku kembali padamu, memperhatikanmu, memegangmu, membalik lembar demi lembarmu saat ku baca. Hari ini, aku bertaubat atas kelalaianku padamu. Astaghfirullaahal’adziim.

Lamaaaaa… sudah lama sekali ku berhasrat. Aku ingin bersamamu selalu dalam detik demi detik waktuku. Lamaaa… cita ini ku ukir di dalam hati. Selama itu pula aku tergoda untuk membersamaimu. Namun sekuat tekadku terbersit di dalam hati, sekuat itu pula godaan menyapaku. Godaan yang mengajakku untuk tidak menyentuhmu bahkan melihat. Astaghfirullaahal’adziim. Padahal engkau adalah petunjuk hidupku, pedoman perjalananku, alat komunikasi dari Rabb ku. Agar aku selamat dalam kehidupan ini. Karena di dalam lembaran mu tersimpan semua pengetahuan yang aku belum tahu. Karena engkau adalah mukjizat Rasul-Nya. Wahai Al Quran, aku rindu padamu. Sungguh ingin bersamamu selalu, setelah ku kembali padamu kini.

Senang rasanya hati ini, saat melafal hurufmu satu persatu. Bahagia ku alami ketika seayat demi seayat tertinggal dalam ingatan. Betapa aku ingin membacaku lagi dan lagi, lalu ku simpan di dalam hati, menjadi bacaan terindah kapan saja.

"Selamat melanjutkan aktivitas penuh semangat dan semoga sukses selalu, yaa. Sampai berjumpa lagi di hari esok bertabur senyuman yang lebih cerah dan indah…"
🙂🙂🙂

Keep Istiqamah & Salam Ukhuwah,
~My Surya~

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s