Ayo Melangkah Bersama
Ayo Melangkah Bersama

Dasar mencintai adalah mengenal. Seperti pepatah “Tak Kenal Maka Tak Sayang, Tak Tahu Maka Tak Cinta.” Dan yang perlu kita cinta terlebih dahulu adalah Allah subhanahu wa ta’ala. Setelah kita mencintai Allah, maka Allah kenalkan kita pada kehidupan. Sehingga orang yang mencintai Allah tidak ada keraguan baginya dalam menjalani kehidupan. Namun memandang jauh ke depan dengan percaya penuh Kepada-Nya.

Puncak ketaqwaan adalah yakin kepada Allah dan ridha dengan takdir-Nya untuk kita. Karena kehidupan kita ada di dalam ketentuan-Nya. Kehidupan yang  terdiri dari masa lalu, hari ini dan masa depan. Masa depan yang belum tentu kita temui, untuk membayangkannya kita mudah. Sedangkan masa lalu yang sudah berlalu, kita sering asyik bernostalgia dengannya. Lalu bagaimana cara kita menjalani hari ini?

Kenyataan hari ini adalah mimpi masa lalu. Sedangkan kenyataan di masa depan adalah mimpi-mimpi yang kita rangkai hari ini. Ai! Katanya hebat dan berani, masa untuk melamar aja malu-malu.  :D  Ini pesan buat yang belum menikah, specially. Begini inti dari pesan yang beliau sampaikan dalam Kajian Pranikah, pagi ini. Oleh Ustaz Darlis Fajar on air Radio MQ 102,7 FM.

Lalu, jeda sejenak dengan selingan lirik berikut:


Suby dan Ina : Duhai Cinta

Duhai jiwa yang merindukan belahan kalbu

duhai hati yang mendamba cinta tulus suci
tlah terpatri kini rasa cinta yang sejati
dengan hadirmu disini
duhai cinta kau hadir isi kekosonganku
duhai rasa berjuta cita penuhi sukma
bersua didalam ikatan kasih nan murni
berdua bersama
kuterima segala kekurangan dirimu
kuserahkan hati titip cintaku padamu
Tuhan tuntun langkah kaki tetap dijalanMu
menapaki indah rengkuh cinta bersama

Lirik yang aku suka. Hingga aku pun menyisipkannya di sini. Karena hari ini aku sangat menikmatinya.

Setelah lantunan usai, pembahasan tentang kajian pranikah pun berlanjut. Berikut reportase :

“Life is choice
(Hidup adalah pilihan). Semua ingin mendapatkan pasangan yang shaleh/shalehah. Yang paling penting adalah berusaha untuk menjadi seorang yang shaleh, maka akan mendapatkan pasangan yang shalehah. InsyaAllah. Kalau ingin mendapatkan yang baik, maka menjadilah seorang yang baik. Value your life (hargai hidupmu). Dan yang menentukan akhir adalah Allah,” Ustadz Darlis Fajar menyampaikan dengan penuh semangat. Seiring dengan gerakan jemariku yang juga semakin cepat. Agar dapat menyimak inti dari pesan yang beliau sampaikan.

“Bergaul dengan orang shaleh, membaca alQuran dengan maknanya, shaum diperbanyak, shalat malam diperlama. Berpikirlah positif. Ikuti kajian-kajian Islam, mendengarkan dan memahami. InsyaAllah, jodoh terbaik akan bertemu di dunia. Namun kalau hingga usia beranjak jodoh belum juga bertemu, tetap bersabarlah dan terus berusaha. Hingga ajal menjelang belum juga bersua di dunia? Maka jodoh di akhirat telah menanti. So, tersenyumlah lebih indah hari ini,” tambah beliau.

Aku terharu. Ditambah lagi saat menyimak lirik-lirik berikut. Membuatku makin syahdu.

Ar-Royan – Ayo Menikah:

Tlah diciptakan dua insan yang hidup di dunia

Takdir Allah yang menyatukan jodoh manusia
Ingatkan hati hidup ini hanya sementara
Janganlah kita memikirkan materi semata
Berbahagialah manusia yang tlah menemukan fitrahnya untuk membentuk keluarga yang sakinah
Menikahlah engkau segera bila saatnya telah tiba jangan carikan alasan untuk menunda…
Menikah mengurangi dosa dan maksiyat
Menikah menyatukan bahagia dan nikmat
Rezeki manusia Allah mengaturnya
jangan takut bila kau niat untuk menikah
Berbahagialah manusia yang tlah menemukan fitrahnya untuk membentuk keluarga yang sakinah
menikahlah engkau segera bila saatnya telah tiba jangan carikan alasan untuk menunda
jangan takut bila miskin harta bila hanya belum bekerja atau tak punya rumah nan megah kau jadikan alasan takut menikah
jalan hidup tergantung niatmu bila kau yakin kau akan mampu ingatlah Allah slalu menyertaimu

Awalnya IMPIAN, akhirnya menjadi KENYATAAN. Adapun salah satu IMPIANku adalah mengenal sahabat terbaik yang menjadi jalan kembalikan ingatanku kepada ALLAH.

“Saat kita berdekatan, maka aku menyadari bahwa impianku menjadi KENYATAAN. Alhamdulillah, aku bahagia menjadikanmu sebagai sahabat terbaik bagiku. Apabila engkau rindu padaku saat kita berjauhan, ingatlah ALLAH segera. Semua karena-NYA,” begini aku menasihati hati. Ketika rindu pada sahabat, menemuinya. Sahabat jiwa.

And then, saat kami akhirnya berjumpa. Aku akan kembali ingat lirik berikut. Untuk ku persembahkan terhadap Bunda. Cantiknyaaaaa… ^:D^

 

Mother How are You Today – Maywood:
Chorus
Mother, how are you today?
Here is a note from your daughter.
With me everything is ok.
Mother, how are you today?
Mother, don’t worry, I’m fine.
Promise to see you this summer.
This time there will be no delay.
Mother, how are you today?

Verse

I found the man of my dreams.
Next time you will get to know him.
Many things happened while I was away.
Mother, how are you today?

Songwriters
MAY, ALICE

^:)^  Reporter is Me.

2 thoughts on “Ayo Melangkah Bersama

  1. I see a lot of interesting posts here, i know writing posts requires a lot of time,
    but i know unlimited source of content for your site , just search in google – rewriter creates an unique article in a minute

    Like

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s