Seperti beburung di angkasa yang terbang bebas meliuk-liuk, aku ingin menjadi. Bersama dua sayap yang gemulai, mengimbangi berat tubuhnya. Seraya memperhatikan alam dari ketinggian, mereka bercengkerama dengan sesamanya. Lalu sejenak hinggap di antara ranting-ranting tanpa daun dan atau berdaun.

Seperti beburung di angkasa yang terbang bebas meliuk-liuk, aku ingin menjadi. Dari ketinggian ku lihat berapa helai rumput mensenyumiku. Mereka menyampaikan pesan padaku, "Terbanglah tinggi ke angkasa, namun jangan lupakan kami di sini, yaa. Karena sebelumnya, engkau pernah membersamai kami. Baik ketika hujan turun membasahi bumi, maupun saat cerah mentari terik sekali. Dan kita dekat sekali."

Seperti beburung di angkasa yang terbang bebas meliuk-liuk, aku ingin menjadi. Lalu menjadi lebih dekat dengan mentari dari hari ke hari. Dan tanpa terasa, aku pun telah membumbung jauh mengelilingi cakrawala. Hingga tak dapat lagi kembali ke bumi. Sampai akhirnya, di sanalah aku berada untuk selama-lamanya.

Seperti beburung di angkasa yang terbang bebas meliuk-liuk, aku ingin menjadi. Walaupun di dalam mimpi sekalipun. Hehe. Picture dari yahoo page.

Best Regards,

~My Surya~

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s