Masalah terjadi apabila ada hal-hal yang menemui kita dan tidak sesuai dengan keinginan kita. Atau, kita melakukan sesuatu yang tidak sesuai yang semestinya. Dan dalam menjalani kehidupan, hampir setiap hari kita mengalami masalah, bukan? Masalah yang terkadang datang dari eksternal maupun internal. Lalu, bertanya ku, “Bagaimana cara menghadapinya?”

Masalah, kalau datang di saat kita dalam kondisi siap menerimanya, maka kita akan legowo terhadapnya. Kita menyambutnya dengan jiwa besar. Kita memberikan perhatian terbaik terhadapnya. Lalu, menyelesaikan masalah tersebut dengan hasil yang memuaskan. Namun apa yang terjadi? Ketika ternyata saat masalah datang, kita sedang tidak dalam kondisi siap. Dan tiba-tiba masalah sudah duduk manis di depan mata. Dia tanpa senyuman, begitu pula dengan kita.

Kita yang dikaruniai Allah dengan akal pikiran, sedangkan masalah tak berwujud. Kita yang diharapkan dapat menyelesaikan masalah, saat ia datang. Lalu bagaimanakah tanggapan kita terhadapnya? Kita yang semoga menjadi lebih dewasa seiring dengan banyaknya masalah yang mampu kita tuntaskan. Kita yang hidup di dunia ini, dengan masalah yang berbeda-beda. Ya, tergantung pada bagaimana sikap kita terhadapnya. Maka hal tersebutlah yang membedakan besar kecilnya masalah yang kita hadapi.

Anak-anak kecil yang berusia balita, terlihat tanpa masalah. Bayi yang belum pandai ngapa-ngapain, seakan hidupnya tenang-tenang saja. Padahal sesungguhnya, balita dan bayi pun mempunyai masalah-masalahnya sendiri. Hanya saja, tingkat kerumitan masalah yang dihadapinya, tentu tidak sebanding dengan kita yang telah lama hidup di dunia. Oleh karena itu, tersenyumlah saat masalah datang. Lalu, tanggapi dengan pikiran terbuka. Agar, masalah yang berat tidak semakin berat terasa. Namun carilah jalan penyelesaiannya, segera.

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s