“Semangat teman… Hari ini kita akan melanjutkan perjuangan,” bisiknya di telingaku.

Bersama teman-teman
Bersama teman-teman

Di saat semangat hidupku mulai menipis, engkau datang menemuiku (lagi). Dengan membawa segenggam motivasi di telapak tanganmu, engkau tersenyum kepadaku. Lalu, engkau memberikannya kepadaku dengan cuma-cuma. Dan engkau bilang, “Ini untukmu.” Seraya mengulurkan tanganmu yang kekar.

Sejenak aku tertegun menyaksikan pemberianmu. Pemberian yang bagiku sangat mahal harganya. Nilainya sangat tinggi, teman. Mungkin aku tidak akan dapat membayarnya kepadamu. Walaupun aku sudah menjadi orang terkaya sekalipun. Namun demikian, aku ingin mengembalikannya kepadamu, setiap waktu engkau memerlukannya (lagi). Kapanpun. Ya, sama seperti yang aku alami saat ini. Ketika pada suatu masa engkau mengalami kondisi sebagaimana aku. Maka jangan sungkan-sungkan untuk memintanya lagi dariku. Karena motivasi itu adalah milikmu, darimu, dan engkau hanya menitipkannya padaku.

Temanku pernah bilang, bahwa kita tidak selalu dalam kondisi penuh motivasi. Sehingga ada masanya kita memerlukan uluran tangan orang lain yang bersedia memotivasi kita. Nah! Untuk mendapatkan semua itu, tentu tidak hanya dengan berdiam saja. Karena bisa saja teman tidak berada di sini dan dekat dengan kita. Makanya kita perlu bergerak, melangkah, dan menggerakkan kaki-kaki ini. Hingga ketika jodoh bertemuan, kita akan berjumpa dengan seorang teman yang penuh dengan motivasi. Motivasi yang ia punya, untuk ia bagikan.

Beruntung rasanya, menemukan teman yang penuh dengan motivasi. Terlebih lagi saat kita sedang dalam kondisi haus motivasi. Kondisi yang mengenaskan. Dan mungkin kita hanya bertahan hidup untuk beberapa detik lagi saja, setelah itu wafat. Kalau saja kita tidak segera mendapatkan nafas ‘buatan’ bernama motivasi dari seorang teman.

Teman yang baik itu penuh dengan kebaikan. Tidak hanya baik untuk dirinya sendiri, namun ia juga baik kepada temannya. Dan untuk menemukannya, tentu tidak semudah membalik telapak tangan. Tidak pula secepat mengedipnya kelopak mata. Tentu perlu perjuangan panjang dan perjalanan yang jauh, bukan? Lalu, sudahkah engkau bertemu dengan teman baikmu yang menjadi jalan hadirnya motivasimu? Kalau engkau telah menemukan, maka bersyukurlah kepada-Nya. Dan berterimakasihlah kepada temanmu tersebut.  Lalu berdoalah agar engkau dapat bersama-sama dengannya dalam waktu yang lama. Hingga akhir usia, jagalah temanmu. Niscaya, engkau tidak akan pernah sendiri lagi. Walaupun akhirnya, temanmu berpulang lebih dahulu.

Karena teman baikmu telah menitipkan padamu sebuah motivasi paling berharga. Untuk menemanimu di saat-saat ia tidak sedang bersamamu. Sehingga engkau dapat merasakan kehadiran temanmu selalu ada di dekatmu.

Motivasi tidak berwujud. Namun kita dapat mewujudkan motivasi yang kita punya.  Baik dalam bentuk suara, catatan ataupun benda. Nah! catatanku kali ini adalah salah satu wujud dari motivasi dari temanku yang sempat ku terima. Motivasi yang ku jaga selalu ada. Karena aku yakin dan percaya bahwa, selamanya kami bersama. Walaupun nyatanya, di sini saat ini aku sedang duduk sendiri.

Di bawah terpaan sinar mentari pagi yang berseri. Berteman semilir angin yang menyentuh kulitku. Bersahabat dengan huruf-huruf yang terangkai, aku sedang mengirimkan sebait pesan buat teman baikku.  Pesan berupa ucapan, “Terima kasih ya, engkau menjadi bagian dari kehidupanku. Bersamamu aku menjadi tahu, siapa aku? Darimu aku belajar untuk kembali mau menumbuhkan motivasi yang pernah engkau semai di dinding hatiku. Dan sampai saat ini, aku merawatnya. So, thank you… Inilah hadiahku untuk persahabatan kita.

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s