Nama Allah | Allah Name
Nama Allah | Allah Name (Photo credit: Yudha P Sunandar)

“Ku Rahasiakan Cintaku karena Allah”, Hei… siapa yang telah melakukan pencarian dengan memakai kalimat tersebut? Hingga engkau sampai di halaman catatanku. Dan aku pun membacanya pula. Lalu, aku pun menjadikannya sebagai tittle pada catatan saat ini. Ini berarti bahwa aku suka karena kita sehati.  :D  Ya, ketika engkau merahasiakan cintamu karena Allah, begitu pula dengan aku.  Dan memang demikian adanya.

Cinta… Berbagi kalimat tentang satu kata ‘cinta’, tentu sangat menarik. Karena ia adalah topik yang sangat unik. Ia mampu menjadi jalan membukanya mata lebih bagus dan berbinar dengan baik, walaupun sebelumnya mata berat. Namun saat satu kata cinta terdengar oleh indera pendengaran, maka secara refleks mata pun membuka dengan damai.

Cinta… Adalah satu kata yang aku ingin tidak tertidur bersamanya, ketika aku terlelap dalam dekapannya. Karena dalam yakinku, ia bukan hanya sebuah kata, saja. Namun cinta adalah ungkapan yang tidak dapat diucapkan, maka ia pun dirahasiakan. Ai! Merahasiakan cinta? Siapa yang sanggup?

Cinta… Seberkas pesan yang ia sampaikan, teruntuk kita, bahwa cinta datang semoga karena Allah. Cinta kepada siapa saja, termasuk cintaku padamu, pun begitu pula dengan engkau terhadapku. Dengan demikian, kita akan membersamainya dengan kebersamaan yang sempurna. Sehingga kapan saja kita mendengarkan kata cinta, mengingat satu kata cinta, maka kita pun teringat kepada Allah, dan ia menjadi jalan yang kembalikan ingatan kita kepada-Nya, saat kita benar-benar sedang terlupa.

Cinta… Sungguh damai bersamanya. Kalau kita bersedia menjadikannya sebagai salah satu jalan yang mendekatkan ingatan kita kepada Allah. Termasuk saat cinta yang ada, kita rahasiakan.

Hai, engkau yang merahasiakan cintamu karena Allah, selamat yaa. Karena engkau menjadi jalan bagiku untuk menitipkan pula barisan kalimat di sini. Aku pun sama, ingin sepertimu. Engkau yang merahasiakan cintamu, karena Allah.

Cinta… Kalau memang merahasiakannya adalah yang terbaik, maka rahasiakanlah. Namun kalau mengungkapkan cinta adalah yang lebih baik, so janganlah rahasiakan ia. Karena cinta itu ada.  Walaupun memang tidak berwujud dalam nyata.

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s