... tanpa kata - kata ...
… Santai Bro..

Benar, bahwa memulai itu sulit. Dan ini hanya berlaku bagi sesiapa saja yang percaya dengannya. Sedangkan bagi yang berkata bahwa memulai itu mudah, pun ia benar. Kalau saja ia percaya dengan yang dikatakannya.

Benar, bahwa merintis itu butuh perjuangan yang paripurna. Dan ini akan menjadi sangat mudah bahkan seperti bukan perjuangan ‘rasanya’ bagi sesiapa saja yang benar-benar berjuang. Karena baginya, kehidupan adalah perjuangan itu sendiri. Dan perjuangan ada karena kita ada dalam kehidupan, benar?

Benar, bahwa untuk mengakhiri pun ada yang bilang sulit. Namun bagaikan menjalani aktivitas seperti biasa saja, bagi orang-orang yang percaya bahwa ia ternyata tidak sedang mengakhiri. Namun hanya jeda, begini ia membisiki diri, saat ia perlu mengambil keputusan untuk mengakhiri.

Benar, tidak mudah untuk menentukan sebuah pilihan. Namun pilihan ada untuk memberikan kita kemudahan. Dan pilihan itu ada, agar kita dapat menentukan satu yang terbaik dan pilihan yang ada. Sedangkan yang namanya pilihan, tentu tidak satu, benar?

Benar, bahwa perjalanan kehidupan kita itu penuh dengan warna. Dan banyak jalur yang sedang membentang di hadapan untuk kita pilih. Ada masanya kita bertemu dengan jalan yang pas di depan kita, tepat dan lurus. Pun ada masanya kita dihadapkan pada pilihan antara kiri dan atau kanan. Ai! Sebenarnya, semua jalan itu untuk memudahkan kita sampai pada tujuan. So, berteguhlah saat menentukan pilihan terhadapnya. Karena jalan adalah sarana.

Benar, hari ini kita berjumpa dengan aneka pertanyaan. Pun dapat pula kita bersua dengan penegasan, hari ini. Kita juga dapat bertanya hari ini. Termasuk memberikan penegasan.

“Terserah padamu,” begini jawaban yang aku peroleh saat aku menyampaikan pengajuan.

Jawaban yang membuatku segera bertanya, menanya, kemudian perlu memberikan penegasan. Ai… Aku selama ini hanya ikut-ikutan saja. Dan bagiku keadaan seperti ini sungguh merupakan dilema tersendiri. Aku, aku, mulai hari ini perlu menentukan pilihan yang terbaik. — Aku ikut pada-Nya, saat menentukan pilihan.

Benar, sebuah harapan sedang kita bentangkan (lagi). Harapan untuk berjumpa dengan jalan yang dapat menyampaikan kita pada tujuan yang ingin kita capai. Dan jalan hanya akan kita temui saat kita mau melangkah lagi, ketika jalan yang lalu telah kita lalui keseluruhannya.

“Benar, jalan-jalan membentang indah di hadapan. Namun semoga sepanjang perjalanan yang kelak akan kita tempuhi, kita kembali bersua dengan para pejalan yang mempunyai visi, misi dan harapan yang sama dengan kita, yaa…,” bisik sekeping hati yang sedang bersemayam di dalam diriku.  Ia yang berharap, ia yang mengharap. Sedangkan aku, mempunyai harapan yang sama dengannya. Karena kami sahabat.

Benar, kita mempunyai emosi, namun kita perlu mengendalikannya, right?

Benar, diam itu emas. Namun ketika sesungguhnya kata-kata itu ada, namun tidak dapat terkatakan, maka seluruhnya dapat kita tuliskan. Sehingga kita tidak perlu menyinggung sesiapa, tanpa perlu melukai hati sesama, tanpa perlu membuat wajah yang sedang berada di hadapan bertanya-tanya, lalu ia menanya, “Ada apa dengannya, kok tiba-tiba…”

Benar, aku kagum dengan pribadi yang dapat mengendalikan diri, ketika ia semestinya m-a-ra-h, namun tidak terlihat. Aaaa…. kemana dan dimana kami pernah bersua, yaa? Karena aku seakan dejavu terhadapnya, hari ini.

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s