Own
Own – sePagi, narsis time has come.

Seingatku, belum pernah aku membaca karya-karyamu secara utuh. Kecuali hanya bagian judulnya saja. Dan itu pun belum semuanya. Karena ternyata, engkau telah menelurkan banyak karya, ya. Yah, kagum aku padamu. Engkau yang sungguh produktif di mataku.

Dan aku pun percaya, tentang penilaian orang lain tentangmu. Bahwa engkau adalah pribadi yang hebat, bermanfaat dan tentu saja taat. Ah, mulai hari ini, aku akan berjuang dan memulainya. Aku ingin meresapi setiap tutur kata yang engkau sampaikan melalui kalimat. Karena satu alasan, aku ingin belajar darimu. Aku ingin menjadikan engkau salah satu motivatorku berikutnya, setelah beliau, beliau, beliau, … yang pernah aku kenali. Boleh, kan yaa?

Akan tetapi, aku tidak akan menyampaikan siapakah engkau. Atau aku menerka bahwa engkau yang sedang berada di hadapanku saat ini. Tidak. Karena aku baru akan memulai mempelajari satu karakter lagi dalam perjalanan ini. Karakter yang sedang engkau bawa. Ya, engkau. Siapakah engkau?

Dari A hingga Z, tentu terdapat inisial namamu di dalamnya. Iya. Ah, tidak akan aku memberai banyak tentang inisial. Hanya saja, aku semakin bertanya-tanya. Mengapa engkau seakan tidak asing bagiku? Padahal kita belum pernah bertemu. Mengapa engkau bagiku sudah bagaikan bagian diriku yang lain? Ya, engkau yang memberikan senyuman terbaikmu. Sungguh ringan terlihat. Seakan pada saat engkau mengukir senyuman, tiada beban dalam pikirmu. Engkau sungguh menikmati waktumu saat engkau sedang tersenyum, bukan?

Wahai engkau, aku yakin bahwa engkau tidak akan tahu. Bahwa yang sedang aku bahas saat ini adalah tentangmu. Karena aku tidak memberitahumu sama sekali. Akan tetapi, ketika pada suatu hari kelak engkau mengetahuinya, semoga dapat engkau tersenyum untukku. Sebagai salah satu apresiasi. Xixii. Karena aku pernah memperhatikanmu. Walaupun hanya lewat selembar potret yang sedang tersenyum. Dan saat ini, aku pun sedang tersenyum. Senyum yang aku persembahkan khusus untukmu. Engkau sendiri.

Pagi ini, awal sekali. Aku sudah bersibuk ria dengan aktivitas pagiku. Mulai dari melayani dua bocah-bocah lucu, satu Ibu dan empat bidadari kecil lainnya, di lantai satu. Hingga semua beres, aku masih berada di lantai satu. Dan kini, semua sudah usai. Makanya, aku kembali berada di sini, sebuah ruang paling pojok. Lokasi di mana aku berada kini ada di lantai dua. Ya.

Dan sesaat setelah aku memasuki ruang yang semenjak beberapa hari terakhir aku biarkan tidak terurus, aku pun memandang potretmu. Engkau dengan kepribadian yang membuatku terkagum, sungguh! Aku yang sebelumnya pernah membayangkan akan melihat wajah seperti engkau, kini menyaksikan nyata. Dan aku berharap, bahwa engkau benar-benar ada. Tidak hanya dalam bayangan saja, seperti saat ini. Ketika aku masih menyempatkan waktu untuk melirikmu sekali lagi. Ai! Tolong maafkan aku apabila ini mengganggumu.

Aku tidak akan membahas tentang engkau, kalau saja aku tidak terkesan. Makanya, janganlah engkau membuatku terkesan, apabila engkau tidak ingin berada pada beberapa bagian catatan perjalananku dalam kehidupan. Namun kalau sudah terlanjur, mau diapakan? Tentu aku percaya, bahwa semua ini bukan kebetulan, bukan? Baiklah…

Aku ingin dan hanya ingin mengabadikan sepotong ingatan saja, pagi ini. Ya, ingatanku yang mulai bersemi terhadap engkau yang sedang berada di dalam pikiran. Engkau yang bukan untuk pertama kalinya aku ketahui. Namun, sudah semenjak beberapa waktu yang lalu, walaupun hanya sekilas. Dan kini, engkau menjadi tema catatanku. Untukmu… Engkau yang tersenyum. Untukmu, Engkau yang membuat hatiku menjadi berwarna biru langit, pagi ini.

Aku pernah membaca kalimat, “Kalau tidak ada seorang pun yang memujimu, maka pujilah dirimu sendiri, untuk memotivasi.”

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s