Isi pikiran kita berbeda-beda. Ya, karena apa yang kita pikirkan sekarang, tidak akan pernah sama dengan yang dipikirkan oleh orang lain. Oleh karena itu, apabila kita bertemu dengan perbedaan tersebut dan menyadarinya, semoga dapat menjadi jalan bagi kita untuk memahami orang lain. Pahamilah orang lain terlebih dahulu, agar engkau menjadi pribadi yang penuh dengan pemahaman. Tidak hanya terhadap yang lebih tua dari kita, namun kepada yang lebih muda, pun demikian. Karena perbedaan itu akan selalu ada.

Tidak dapat kita prediksi, akan bertemu dengan siapakah, beberapa saat lagi? Walaupun awalnya kita telah merencana, namun rencana tersebut bisa saja berubah, kalau orang yang berencana akan bertemu dengan kita, berubah pikiran.

So, mengertilah….

Karena terlalu egois kiranya, kalau kita dengan mudahnya menyalurkan amarah, ketika tiba-tiba ada kabar yang datang kepada kita, tentang perubahan rencana. Walaupun sesungguhnya, “Egois itu memang ada pada diri setiap orang,” teringatku pada sebaris pesan dari Ibu Aryati, ketika masih menempuh pendidikan bersama beliau.

Namun jangan menjadikan egois sebagai salah satu kekurangan,” tambah beliau pula.

Best Regards,
~…My Surya…~

We are dealing with a situation that is not all IDEAL so we be a DYNAMIC personal
🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s