Dalam hari ini terdapat jembatan menuju hari esok. Karena antara hari ini yang sedang kita jalani dan hari esok yang akan kita temui, terdapat bentang yang memisahkannya. Dan kita membutuhkan keseimbangan saat berada di atas jembatan tersebut. Keseimbangan tubuh, keseimbangan fikir, dan menyeimbangkan isi hati. Agar, ketika berada di atas jembatan yang sedang membentang, kita senantiasa dalam keadaan bugar.

Ada yang gamang, saat berada di atas jembatan yang tinggi. Karena ia takut terjatuh. Ada pula yang gamang berada di atas jembatan yang tinggi, karena memang ia takut pada ketinggian itu sendiri.

Oia, kalau boleh berkisah tentang jembatan dan ketinggian, maka aku ingin mengisahkannya saat ini. Boleh, yaa…?

Pernah pada suatu kesempatan, dalam hari ini yang aku jalani, pada masa lalu. Pada saat itu, aku berjalan-jalan pagi. Kira-kira pukul sembilan, aku sudah sampai di salah satu lokasi yang ada jembatan di sekitarnya. Di atas jembatan penyeberangan yang terdapat di depan masjid Al Ukhuwah, kalau aku ga salah. Ya, ya.

Walaupun masih pagi, namun lalu lintas kendaraan cukup ramai. Padahal hari itu adalah hari libur, lho. Nah, demi keamanan, maka aku pun memilih untuk menyeberang lewat jembatan penyeberangan. Karena aku ingin sampai di seberang jalan. Dan apa yang terjadi ketika aku sedang berada di atas jembatan tersebut? Aku tiba-tiba gamang. Ya, karena memang aku takut pada ketinggian.

Namun demikian, karena aku sangat ingin sampai di seberang, maka aku coba kalahkan kegamangan yang sedang melanda. Meskipun luasnya jembatan cukup untuk ku lalui, namun aku masih merasakan bahwa jembatan itu sempit bagiku. Dan aku sungguh tidak nyaman saat berada di atasnya. Untuk berpegangan pada sisi kiri dan kanan jembatan, aku pun tidak kuasa. Karena tepat di bagian bawah, kalau aku melihat ke jalan, ada banyak kendaraan. Maka, ku langkahkan saja kaki-kaki ini di bagian tengah jembatan. Walau sedikitnya ia bergetar dan tidak teguh berpijak. Karena aku jinjit-jinjit gitu. Hoho… terkenang pengalaman itu, membuatku tersenyum ragu. Apalagi, pada saat yang sama, aku sedang tidak bersama siapa-siapa. Ya, tidak ada penyeberang lain yang sedang melangkah di dekatku.

Aku mengumpulkan segala kekuatan. Aku mengerahkan keberanian yang tersisa. Aku berjuang untuk dapat sampai di seberang dengan secepat-cepatnya. Namun aku tidak sanggup berlari.

Akan berdiri lama, terdiam, untuk menepikan kegamangan dulu, baru aku melangkah? Tentu saja waktu yang tersia tidak akan kembali lagi, bukan? Maka, mengingat waktu, walaupun tidak terlalu terburu. Maka aku pun bergerak sedikit demi sedikit. Hingga akhirnya, sampai juga. Sampai dengan bahagia dan selamat, di ujung jembatan yang ternyata masih ada tangga menurun yang perlu aku lewati, untuk dapat sampai di bumi, lagi. Tempat aku terbiasa melanjutkan langkah-langkah kaki.

Adapun bahan pelajaran yang dapat ku petik dari kisah menyeberang di jembatan penyeberangan adalah tentang episode-episode dalam kehidupan. Maksudnya, tidak selamanya kita mengalami kegamangan dalam kehidupan. Kegamangan yang mungkin kita, aku dan engkau, pernah mengalaminya. Namun ia akan berlalu juga, saat kita berjuang dan berusaha melewatinya. Meskipun tetesan keringat jatuh satu persatu, walaupun bulir permata kehidupan (airmata) menetes, ia mengingatkan kita pada bening air yang penuh dengan kesejukan.

All of our life episode come to make us learning. Lalu, apakah yang dapat kita pelajari dari hari ini yang sedang kita jalani? Hari ini yang di dalamnya terdapat jembatan menuju hari esok. Hari esok yang menanti dengan senyuman.

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s