Calon Bidadari Surga

Bidadari Surga itu adalah Umi Pipik Dian Irawati. Dan aku pun ingin menjadi. Nah, atas keinginanku ini, akibatnya, aliran deras pun membanjir di pipi, pada saat menyimak lirik demi lirik "Bidadari Surga". Terutama ketika sampai pada kalimat indah… "Rabbana hablana Min azwajina Wa dzurriyatina qurrata a’yun Waja’alna lilmuttaqina imama, imama, imama." Aamiin ya Rabbal’alamiin. Hiiikkss… Terharu, sendu, sungguh syahdu.

Allah senantiasa mengingatkan kita kepada-Nya dengan banyak hasil ciptaan-Nya. Diantaranya yaitu Allah mempertemukan kita dengan hamba-hamba pilihan-Nya. Dan hamba-hamba yang terpilih, tentu tidak banyak jumlahnya. Hanya beberapa saja. Hah! Sampai di sini, haru mulai menyerbu kalbuku. Ku ucapkan terima kasih, buwat semuaa.. semua… yang menjadi bagian dari perjalanan kehidupanku, hingga saat ini. Karena engkau, beliau semua, adalah hamba-hamba pilihan-Nya. Dan dengan mengingat beliau semua, membuat tetesan airmata pun jatuh berderai. Ya, bagaimana tidak, karena aku merasa beruntung dan bahagia, Allah mempertemukan aku dengan beliau, semenjak di dunia ini. Dan semoga, kelak di akhirat, kita kembali dapat bersapa, bersama, dan tentu saja dalam kondisi masih saling mengenali, yaa. Aamiin.

Di dunia, kita tidak akan selamanya. Ya, karena dunia hanya sementara saja. Dan sudah banyak bukan, kita menyaksikan dan menemukan bukti-bukti yang dapat menambah keyakinan kita, bahwa kematian itu memang ada. Lalu, apakah kita sering ingat pada hari itu. Hari ketika kita pun mengalaminya. Dan apakah persiapan kita sebelum menjalaninya?

Dengan demikian, bangunlah diri kita, sadarkanlah ia, cubit-cubit pipi kiri dan kanan lebih sering. Ya, agar ia tidak terlarut dalam mimpi-mimpi panjangnya. Agar ia segera bergegas untuk mengembangkan senyuman karena sedang bersama beliau-beliau yang terpilih. Dan yang terlebih penting lagi adalah semoga ia dapat belajar untuk tegar, teguh dan bersabar, atas berbagai hal yang ia tidak sukai sekalipun. Dan jadikan semua yang kita jalani sebagai jalan untuk kembali ingat kepada Allah Yang Maha Penyayang. Karena Allah sangatt sayang kita. Percayalah.

🙂 🙂 🙂

Advertisements
Categories Paragraf-paragraf Sahaja

4 thoughts on “Calon Bidadari Surga

  1. Thanks for the follow!

    Like

    1. You are welcome,
      Enjoy 🙂

      Like

  2. Thanks for following my blog 🙂

    Like

    1. You are welcome, Mom.., because of it’s make me enjoy.! 😀

      Like

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Location Di sesudut bumi yang membentang indah, di bawah sinar mentari yang tersenyum cerah, di antara makhluk ciptaan-Nya yang mengajakku tersenyum meriah, untuk bersyukur dan bersabar menempuh perjalanan hidup di dunia yang sementara, iniiii... Hihihiii. :D Phone Dzikrullah E-mail maryasuryani@gmail.com Hours Waktu adalah ibadah. Semoga berkah setiap langkah yang menjejak dalam detik-detik waktu. Waktu yang berubah menjadi masa lalu setelah kita tinggalkan. Waktu saat ini yang semoga kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk hari esok yang lebih baik. Semangat menempuh perjalanan, kawan. Semoga selamat sampai di tujuan yang sedang menanti dengan senyuman. Ini namanya merangkai harapan, jadi, jangan tertawakan, cukup senyumi dengan menawan. Terima kasih atas pengertian, pemakluman dan pemahaman yang semoga mengajakmu tersenyum saat main-main di sini. Sekalipun ada kesedihan, tenanglah, tidak berkepanjangan. Tetap ada ya, untuk saling mengingatkan pada kebaikan dan kebenaran. Harapan : Semoga pertemuan, kebersamaan dan berjaraknya kita senantiasa dalam lindungan dan Ridha Allah subhanahu wa taala... Aamiin ya rabbalalamiin.
%d bloggers like this:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close