Close at hand
Close at hand (Photo credit: qnr)
I go and find you, then I save you. You will believe me if I believed my self, right? And me too.

Aku tidak selalu dapat menyampaikan apapun yang sangat ingin ku utarakan melalui nada suara. Maka aku pun merangkai suara-suara yang ada melalui huruf-huruf. Hingga kita pun berjumpa saat ini, di sini. Yah, betul.

Padamu, ada sebagian kecil dari hatiku. Maka tolong jaga ia yaa. Dengan demikian, engkau sedang menjaga bagian dari diriku yang paling penting itu. Karena aku menyadari bahwa keberadaannya dengan ku tidak lagi sempurna. Ya, hati ku yang tidak lagi utuh ini, aku ingin ia terus terjaga. Walaupun memang adanya, tidak lagi sesempurna saat kita belum bersua. Dan percayakah engkau? Bahwa ketika kita bersua, maka sebagian kecil darinya, aku titipkan pula padamu, teman. Aku menitipkannya pada Ayah, Bunda, guru-guruku, pun pada engkau yang untuk pertama kali aku temui, aku mengenalmu, dan kita pun bersama.

Aku menyadari, dalam kondisi hatiku yang tidak lagi utuh, sedangkan aku masih hidup dan menjalani kehidupan. Betapa, tidak mudah, kiranya. Perlu kesadaran berlebih, perlu kerelaan yang tinggi, pun kekuatan hati yang maksimal. Walaupun ia tidak sempurna, namun aku perlu terus menata dan menjaganya agar senantiasa kuat. Aku yakin, bisa. InsyaAllah.

Banyak pribadi, insan, dan hamba-hamba-Nya yang aku temui, dan pada beliau ku menitipkan sekeping hati. Karena aku yakin dan percaya bahwa dengan begitu beliau lebih sering ada dalam kehidupanku. Sedangkan kami belum tentu dapat bersama selalu. Sungguh memilukan, saat aku jauh dari beliau semua. Dan pada waktu bersamaan, ku teringat pada sekepinghatiku di sana. Yang pernah aku titipkan pada beliau sebelumnya. Apakah kondisinya baik-baik saja, yaa.

Sering ku bertanya, bahkan sering pula ku berusaha untuk menyapanya, sekeping hatiku di sini. Bertanya padanya, tentang bagian dirinya, di sana. Namun belum dapat ku peroleh jawaban begitu saja, tanpa membuktikan dengan segera. Oleh karena itu, aku pun bersua dengan beliau-beliau tercinta. Untuk ku ungkapkan beberapa patah kata. Dan menyampaikan beberapa tanya. Akhirnya, jawaban ku peroleh juga. Ia baik-baik di sana. Dalam kondisi terbaik, dan aku pun berbahagia. Aku tersenyum di antara taburan sinar mentari yang memayungi ragaku. Sinar yang menembus hingga ke relung hatiku. Dan ku merasakan hangat yang menyentuh, hatiku. Ia pun meluber, mengalir, bak air. Untuk selanjutnya, kesejukan pun mengiringi hangat yang semula aku rasakan. Sungguh damai, dan menenteramkannya.

Aku bahagia saat mengetahui bahwa keadaan sekepinghatiku di sana, sedang berbahagia. Demikian pula dengan sebaliknya. Karena kami mempunyai keterikatan yang sangat erat. Dan akan selalu begitu.

Aku melihat aku di dalam engkau.

Ketika aku berdoa untukmu, akupun sedang berdoa untuk diriku, walaupun engkau tidak mengetahuinya. Hmmm… Hanya kebaikan yang aku doakan untukmu, demikian pula untukku. Dengan demikian, kedamaian senantiasa menyertai kita, yaa.

Saat aku menemuimu, pada waktu itupun aku sedang menemui bagian dari diriku yang lain, yang bersemayam dalam engkau. Aku percaya.

Di dalam kehidupan ini, memang demikian. Ada pro dan kontra, ada lovers and haters. Semua berpasangan. Ada laki-laki dan perempuan. Ada siang pun malam. Ada kelebihan dan kekurangan. Ada engkau dan aku jua. Semua dicipta lengkap, dengan satu tujuan. Untuk menjadikan kehidupan yang sedang kita jalani menjadi lebih hidup adanya. Ya.

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s