Banyak membaca dan rajin berlatih. Kemudian menjadilah engkau sebagai pribadi yang gigih. Yang tidak pernah mengenal apa itu letih apalagi pedih. Karena segala yang ada menjadi bahan pelajaran bagimu untuk kembali membaca. Membaca, ya, membaca hikmah untuk engkau renungkan dan engkau pelajari.

Pahamilah bahan bacaan yang sedang berada di hadapanmu dengan baik. Belajarlah untuk melatih dirimu agar rajin dan gigih saat merenunginya. Agar engkau menjadi seorang yang dapat melihat dengan cara pandang yang berbeda. Dengan demikian, engkau pun menjadi seorang yang tidak biasa.

Melihatlah dari sudut pandang yang tidak sama dengan yang engkau lakukan sebelumnya. Karena dapat saja, apa yang ada dihadapanmu saat ini telah berubah. Tidak lagi sama dengan yang sebelumnya engkau tahu. Ya, karena pengetahuanmu tentu saja terbatas, bukan? Sedangkan perubahan itu tidak ada batasnya. Ia akan mengajakmu untuk terus bersama dengannya. Hingga engkau tidak lagi menyadari bahwa kebersamaanmu dengan perubahan telah menjadikanmu sebagai pribadi yang terus bergerak dan melaju.

Terus berjuang dan gigih membersamai orang-orang yang dapat menjadi jalan bagimu untuk menjadi lebih baik lagi, why not? Bukankah jalan-jalan itu selalu membentang dengan indah? Selagi engkau mempunyai kemauan, maka engkau akan menemukan jalan yang dapat menyampaikanmu pada tujuan. Yakin dan percayalah. Dan rajinlah mengingatkan dirimu lagi, bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Oke?

Engkau dapat saja berjumpa dengan beliau-beliau yang sebelumnya pernah engkau bayangkan untuk berjumpa. Atau, engkau dapat berjumpa dengan beliau-beliau yang sebelumnya tidak pernah terbayangkan olehmu sama sekali akan menjadi bagian dari jalan yang engkau tempuh. Namun mungkin saja semua terjadi. Sesuai dengan kemauan dan usahamu. Begitu.

Apabila engkau ingin bersama dengan orang-orang yang berpikiran positif lebih darimu, maka masuklah ke dalam lingkungan tersebut. Lalu, menjadilah bagian darinya. Setelah itu, engkau akan menjadi positif, too.  And I hope.

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s