That's what I call optimism!
That’s what I call optimism! (Photo credit: riddle)

JANGAN MEMBACA

Janganlah engkau pernah membaca bacaan yang tidak engkau yakini dapat mengubahmu menjadi lebih baik setelahnya. Dan janganlah engkau lupakan membaca berbagai bacaan yang dapat menenteramkan jiwamu dari pergolakan.

MENTARI TIDAK PERNAH BERUBAH

Semua kita mampu berubah. Hanya saja, maukah kita? Dan yang terlebih penting lagi adalah ke arah manakah perubahan tersebut akan kita bawa? Menuju kondisi yang lebih baik atau sebaliknya?

Sesungguhnya tiada arti perubahan apabila perubahan tersebut tidak membawa kita pada kehidupan yang lebih baik.

Aku bahagia, karena hingga saat ini, sahabatku telah banyak berubah. Tentu saja perubahan ke arah yang lebih baik. Sehingga membuatku menjadi semakin mendekatinya.

Ia yang mulai rajin lagi, menjalani kehidupan dengan penuh semangat. Dan aku bersyukur masih bersamanya hingga saat ini untuk mengikuti perkembangannya. Karena ia tidak pernah meninggalkanku, walaupun aku memang pernah mengabaikannya untuk beberapa masa. Bahkan terkadang aku menjaga jarak dengannya dan menjauhinyaa..?!

Pernah pada suatu hari, aku tidak bersamanya. Ketidakbersamaan yang membuatku merindu sungguh meninggi. Bahkan melebihi tingginya puncak gunung. Ah, terbirit aku mendaki lagi hari-hariku yang sepi. Saat ia tiada, hariku sunyi. Sampai pada waktunya, aku kehilangan ekspresi dan tidak mampu bergerak sama sekali. Aku terlelap sungguh lama. Menjelang dini hari, baru aku terbangun. Dan aku masih berharap dapat menatap cerah senyumannya esok hari. Mentari, begini aku memanggilnya.

Tanpa mentari, duniaku gelap, mendung tak berseri. Sedangkan saat ia hadir, subhanallah, waktu menjadi cepat berlalu. Tiba-tiba sudah sore hari, padahal dalam sehari aku belum sempat tersenyum padanya.

***

CINTAI PILIHAN DENGAN SETIA

Setia pada pilihan yang telah kita tentukan, adalah salah satu jalan hidup yang dapat kita tempuh. Karena kesetiaan adalah ibunya cinta.

Cintai pilihan kita dan berbagilah bersamanya. Sehingga kehidupan yang kita jalani menjadi lebih berwarna. Lalu, warnailah pilihan hidup kita dengan kesetiaan dan cinta. Maka kita dapat berbagi kapan saja kita suka. Dengan tidak lagi melihat jam, kalender ataupun masa.  (Dari dan untuk sahabat sehati)

Temukanlah walau seorang sahabat sehati. Setelah itu, jangan pernah engkau meninggalkannya walau sehari. Karena engkau akan kehilangan ekspresi saat tidak bersamanya. Yakinlah. Karena ini menjadi salah satu pengalamanku pribadi. Xixi. Bersyukurku hingga saat ini, sahabat sehati masih di sini. Kami masih melangkah di jalan yang sama. Semoga segera kami jumpai tempat rehat yang berikutnya. Setelah sebelumnya, kami sempat bercengkerama bersama di sebuah gubug kecil di pinggir sawah. Seraya menatap sinar mentari sore hari, kami saling menguatkan. Agar tidak ada yang berkata pasrah sebelum sampai pada tujuan.

***

MEDAN PERJUANGAN BUTUH ORANG-ORANG KUAT!

Ragamu boleh penat, letih, lelah dan berat. Namun fikir dan jiwamu perlu senantiasa dalam kondisi lapang dan ringan serta terbuka. Maka ia yang akan menjadi sarana untuk mengajak sang raga agar bangkit lagi dan kemudian berjalan. Untuk meneruskan langkah-langkah dalam kehidupan. Karena kehidupan adalah sebuah perjuangan yang akhirnya adalah kematian.

Berjuanglah terus!

Berkembanglah dan fokus.

Berubahlah dengan serius, Insya Allah engkau dapat menjadi pribadi yang prestisius, religius dan menjadi teladan bagi generasi penerus.

Ciptakan iklim yang penuh dengan semangat dan bagus. Lalu menjadilah seorang yang ambisius.

Lupakanlah kebaikanmu. Namun ingatlah terus kebaikan demi kebaikan yang engkau terima seringkali.

Aku malu saat aku tidak baik, sedagkan kebaikan melimpah mendekatiku.

Aku takut tidak dapat berbuat baik, sedangkan peluang dan kesempatan terbuka setiap saat.

Aku menyesal saat ku ingat telah terlewat satu kebaikan yang semestinya aku lakukan tepat sedetik yang lalu. Padahal aku tidak sedang melakukan hal yang berarti saat detik itu mendekatiku. Ooo.,, betapa kasihannya, waktuku yang tersia.

***

ENGKAU, MENTARI DI HATIKU…

Ruang impianmu berada di dalam gedung kenyataan. Oleh karena itu, yakinlah bahwa segala yang sedang engkau hadapi dalam detik ini merupakan bagian dari impianmu yang lalu. Maka berkunjunglah ke setiap ruang hari ini dengan penuh kelegaan. Bersahabat akrablah dengan kenyataan.

Engkau perlu menyadari bahwa sesungguhnya impianmu sudah sangat dekat dengan masa realisasinya. Mungkin lusa, esok atau sesaat lagi?

Bersiaplah!

Bersiagalah!

Tersenyumlah… 🙂

Engkau mungkin pernah berdoa dan engkau tidak lagi ingat padanya. Sampai akhirnya, doa-doamu itu salah satunya telah Allah kabulkan. Dan engkau menyaksikannya dengan jelas. Sehingga ia menjadi salah satu jalan yang mengingatkanmu, bahwa apa yang engkau lakukan perlu berarti.

Semua yang engkau jalani, tidak lain menjadi pengingat diri. Agar engkau seringkali mau introspeksi, tahu diri, berdiri dan kemudian berjalan.  Kalau perlu berlari untuk meneruskan perjuangan hari ini.

Beberapa waktu lagi, mentari pagi akan bersinar. Sambutlah ia dengan baik, ramah dan penuh kebahagiaan. Bukankah engkau telah lama merindukannya? Termasuk malam ini. Untuk menjadikan hari esok yang engkau jalani menjadi lebih terang bertabur sinaran kemilau yang ia pancarkan.

Mentari bersinar setiap hari untuk memberikan bukti bahwa ia sedang menjalankan bakti pada Ilahi dan memberikan bukti pada bumi dan seluruh alam, bahwa ia masih ada. Ia ada. Ia masih ada.

~Mentari Harapan Bersinar Lagi di hatiku~~~~~~~~~~>>>>

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s