Lamat-lamat ku mendengar tarikan nafas tak berkesudahan. Tertata, teratur dan terus-terusan. Suara itu terdengar semenjak awal pagi tadi, hingga kini. Seperti dengkur orang yang sedang tidur, namun lembut.

Padahal tiada seorangpun di sisiku.

Overcast Morning 7688 [explored]
Image by Thorbard via Flickr

Ku coba periksa ke sekeliling kamar.

Ku mengitari seluruh sudut. Ku buka pintu lemari, melihat ke kolong meja, pun di balik dus-dus yang berjejer. Namun suara itu belum ku temukan. Hingga aku bosan dan lelah. Tetapi aku masih penasaran. Perlahan ku coba mengamati lagi. Ku kondisikan pendengaran dengan lebih teliti, lalu melangkah pelan. Aku masih mencari, berusaha menemukan. Dari manakah sumber suara tadi berasal?

Karena ia sangat mengganggu konsentrasiku.

^^

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s