English: Lalu is a natural attraction of Sakae...
English: Lalu is a natural attraction of Sakaeo, Thailand. It is located in BanKlong Yang , Tambon Tapraj. “Lalu” is a Khmer word meaning “pierced”, due to the natural phenomenon of spectacular rock formations caused by a shallow depression in the ground where soil erosion has produced strange shapes like city wall, cliff, rocket and others also found in “Phae Muang Phi” of Phrae Province. For this reason, Lalu is also known as “New Phae Muang Phi”. (Photo credit: Wikipedia)

Kita tidak akan dapat melakukan dalam waktu yang lama, apa yang tidak kita ingin lakukan. Dan kekuatan motivasi ada pada apa yang sedang kita lakukan. So, di manakah motivasi berada?

Yah, pertanyaan ini hadir pada pagi yang masih gulita, ketika aku belum membuka pintu dan jendela. Lalu, saat aku melangkahkan kaki untuk membuka pintu dan merenggangkan jendela, pertanyaan “Motivasi, engkau ada di mana?” ini masih ada. Dan masih juga ada sampai aku mampir di sini. So, aku tuliskan ia pertama kali di area judul catatan kali ini. Sip!

Sebuah pertanyaan yang menjadi awal. Tentu saja dengan satu tujuan, aku akan memperoleh jawaban. Jawaban yang jika saja saat ini ia belum ku temukan, dapat ku sampaikan ia padamu, teman… dan engkau dapat memberikan jawaban tersebut padaku, karena engkau tahu di mana ia berada.

Motivasi adalah sebuah kata yang tanpa wujud. Ia tidak terlihat dan kita tidak dapat melihatnya. Maka, kita tidak akan pernah dapat menggandengnya serta di saat kita sedang berjalan, kalau saja kita tidak menyadari bahwa ternyata ia ada. Walaupun tidak terlihat.

Motivasi, tidak berada di depan kita, di belakang, atau di samping kiri dan kanan diri kita. Namun motivasi berada sangat dekat dengan kita. Karena saat melakukan segala sesuatu, tentu karena kita mempunyai motivasi, bukan? Alangkah indahnya, bersama motivasi. So, di manakah motivasi itu berada?

Kita akan dapat melangkah dengan baik kalau ia mempunyai motivasi. Dan kita tidak akan pernah melakukan apapun, kalau motivasi itu sangat jauh. Dan intinya, motivasi itu tidak jauh koq. Dekeeet, sangat. Ah! Akhirnya tahulah kita bahwa motivasi itu ternyata ada di dalam diri kita. Motivasi itu perlu kita bangunkan, kalau ia masih terlelap nyenyak di dalam diri kita. Sehingga ia membuat kita tidak mau bergerak untuk melakukan aktivitas yang semestinya kita lakukan. Dan kita tidak dapat membuang motivasi kalau kita tidak membutuhkannya. Karena motivasi itu sangat penting, teman.

Tanpa motivasi, hidup seakan pudar… tak berseri.

Tanpa motivasi, hari-hari seakan kelam… tak berbinar.

Tanpa motivasi, hari ini mungkin kita tidak akan mau bangkit untuk sekadar berdiri. Apalagi untuk berjalan bahkan berlari.

Tanpa motivasi, kita tidak akan pernah berjumpa di sini. 😉

So, tak perlu mencari motivasi jauh ke ujung sana… Karena sesungguhnya ia sangat dekat dengan diri kita, walaupun tidak terlihat. Temukanlah motivasi. Pereratlah keakraban dengannya. Maka kita menjadi mau untuk melangkah lagi. Kita bergerak dan kita berjalan. Walaupun memang, terkadang kita temukan ada halangan yang merintang di hadapan.

Dalam berjalan, kalau kita bertemu jalan buntu, berbaliklah lagi. Kemudian temukan jalan baru. Intinya adalah, jangan sampai kehilangan motivasi untuk terus bergerak dan melangkah hingga sampai ke tujuan, yaa. Begini pesan dari seorang guru yang kini tak ada dekat denganku. Beliau yang memberikan jawaban padaku, saat aku sedang bertanya tentang keberadaan motivasi, pada waktu yang lama berlalu. Kini, saat motivasiku kembali seakan hilang, teringatku pada beliau, guruku.

Perhatikan puncak gunung impian di ujung sana. Lalu, tumbuhkan motivasi dari dalam diri kita saat melangkah menujunya. Maka kita tidak akan memperhatikan berbagai kendala yang kita temui dalam perjalanan. Walaupun ia ada, kita tepis dengan motivasi. Kemudian kita bergegas dan melanjutkan langkah-langkah lagi.

Orang yang mempunyai motivasi, tidak akan pernah henti. Walaupun memang ia beristirahat, itu hanya sejenak saja. Untuk kemudian, melangkah lagi.

Up, down, up, up, up!

Up! Up! Up!

Puuuuuuuuuufffft!  (menghembuskan nafas penuh kelegaan)😀

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s