Hingga akhirnya aku menemukan bahwa diriku mulai beranjak dewasa. Dan aku percaya bahwa masa demi masa yang telah ku lewati akan menjadi bagian dari proses pendewasaan yang berikutnya. Sedangkan kenyataan yang aku alami hari ini, menjadi pemicu tekad untuk memberikan yang terbaik bagi sesama. 
Seperti yang telah aku ketahui semenjak Sabtu yang lalu, bahwa Bapak RT sedang sakit. “Beliau menderita tekanan darah tinggi/hipertensi,” begini informasi awal yang aku peroleh dari istri beliau yang sempat ku temui pagi harinya. Sedangkan untuk menemui Bapak RT langsung, tentu aku belum mempunyai kesempatan. Dikarenakan beliau sedang tidak dapat diganggu, sedang beristirahat, tambah Ibu RT. Sehingga pahamlah aku, bahwa kesempatan pertama aku berkunjung ke rumah Bapak RT, belumlah optimal. Karena hanya mendengarkan informasi saja. Padahal, aku sangat membutuhkan pemandangan nyata, benarkah beliau sedang menderita sakit? Aku pun berpikir, kalau iya, maka hari ini aku perlu mengunjungi rumah Bapak RT lagi.C78CFB59525D8620A655F4C0D3B966C7

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s