Lalu Island, Sun Moon Lake, Taiwan
Lalu Island, Sun Moon Lake, Taiwan (Photo credit: Arthur Chapman)

Asal katanya adalah kuliah. Menurutmu teman, kuliah itu apa? Kalau aku mendeskripsikan kuliah sebagaimana aku sedang memandang sebuah pulau. Nah di pulau itu aku melihat seorang teman perempuan yang sedang menunggu jemputan untuk membawanya keluar dari pulau tersebut. Nah intinya adalah, apa saja yang perempuan lakukan hingga penjemput datang? Itulah kuliah.

Di pulau tersebut, ia sedang sendiri. Karena tiada sesiapa di sekitarnya. Apakah ia melakukan aktivitas dan kegiatan-kegiatan yang penuh dengan manfaat atau ia malah menunggu doang? Itulah kuliah.

Kita diminta untuk mengenali arti penantian.  Dan kita yang menemukan teman perempuan sedang duduk di pulau tak berpenghuni, sesungguhnya sedang memperhatikan diri kita sendiri sebagai pemerannya. Lalu, kalau engkau yang sedang berada di pulau tersebut <sedang kuliah> apakah yang engkau lakukan, teman? Engkau dapat menjawab langsung sesuai dengan pengalaman yang engkau temui sepanjang fase perkuliahan.

Serta mengisahkan tentang aktivitas apa saja yang telah engkau jalani selama menempuh masa-masa tersebut pun dapat engkau lakukan sebagai <eks mahasiswa/i>

Namun, kalau hingga saat ini engkau masih belum menjalaninya, pun engkau dapat segera merancang berbagai rencana yang akan engkau lakukan pada saat menjalani perkuliahan nanti. Walaupun baru dapat membayangkan, semoga engkau semakin bergiat dalam penantianmu.

Nah! Bagi yang sedang menjalani fase perkuliahan  dan benar-benar menunggu proses administrasi? It’s me, now. Lalu, aku lagi apa, yaa? Hahaa…😀 Nulis catatan singkat di lembaran diari untuk beberapa waktu pun aku sisihkan. Hingga akhirnya pegawai BAAK panggil-panggil namaku. Karena urusan administrasi sudah kelar. Lalu, aku pun menemui beliau, untuk peroleh transkrip sementara. Dan aku menyaksikan angka-angka IPK pada bagian bawah lembaran tersebut tersenyum, bahkan tertawa kepadaku. Angka-angka yang belia. Three point fifty five. Aku suka angka-angka ini. Karena mengingatkanku pada hari bermula aku di dunia.  Engga jauh beda, yaa… tulisan takdir dengan kenyataan. Semoga kita segera kembalikan pada-NYA.  Alhamdulillaahirabbil’aalamiin

🙂🙂🙂

2 thoughts on “Fase Perkuliahan Menuju Gerbang Kelulusan

    1. 😀

      InsyaAllah…
      Sekarang, sedang menjalani beberapa fase lagi. Mohon doanya ya Ukhty…, semoga lancar, dimudahkan dan lulus as soon as possible, amiin ya Rabbal’alamiin.

      Oia, terima kasih yaa atas kunjungannya, sampai berjumpa lagiii🙂

      Like

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s