Ada hari-hari dimana kita perlu tersenyum. Pun ada pula masanya bagi kita untuk belajar tersenyum. Dan ini adalah senyumanku hari ini.

Aku senang melihat wajah-wajah yang sedang tersenyum di hadapan. Aku berbahagia bersama kebahagiaan beliau semua. Karena keadaan merupakan satu alasan yang membuat aku terlarut dalam suasana yang sama.

Ada saatnya kita bersenyuman, pun ada masanya kita memberikan senyuman. Semua itu mendidik kita untuk senantiasa peduli dengan keadaan.

Ada bahagia di dalam senyuman, pun sebaliknya. Lalu, bagaimanakah kondisi terakhirmu teman?

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s