Vivid

Jelas terlihat dalam ingatan ku awal kita berpisah. Karena aku ingin meneruskan cita ini. Walaupun di dalam hati ku berat untuk meninggalkan engkau di sana. Kini, aku kembali merasakan nuansa yang sama. Ai! Aku yakin engkau mampu bertahan meski tanpa aku di sisi mu dan memang kita berjauhan raga ‘untuk saat ini’. Namun yakinlah bahwa aku selalu ada dekat dengan mu setiap kali engkau mengingat ku.

Wahai sahabat, aku menyayangimu. Bahkan lebih dari sayang pada diri ku sendiri. Namun aku menyadari bahwa kita berbeda. Masih ada jarak yang menjadi penghalang kebersamaan kita. Semoga ada jalan yang dapat mempertemukan kita kembali, yaa.

Sahabat, mungkin ini bukan surat ku yang pertama buat mu. Namun ini sudah yang kesekian kalinya aku merangkai kalimat khusus buatmu. Apakah lembar demi lembarnya sampai kepadamu di sana? Agar engkau pun tahu apa yang saat ini aku alami. Yach, setiap kali aku menyempatkan waktu untuk mu.

Terus berjuang ya. Aku ada untuk mu. Karena engkau dan aku adalah kita. Kita yang bertemu dengan izin dari-Nya. Kita yang bersua bukan tanpa makna. Apalagi kehadiran kita di dunia, sungguh tidak sia-sia. Engkau pun sama, sungguh berharga bagiku.

Walaupun aku belum dapat menyampaikannya langsung pada mu, namun aku dapat menyampaikan suara hati ku. Ia ada. Ia ada. Ia ada untuk mu.

Wahai sahabat, tolong aku dalam menjaganya selalu. Agar ia tetap dirinya yang engkau tahu.

🙂 🙂 🙂

Advertisements
Categories Paragraf-paragraf Sahaja

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Location Di sesudut bumi yang membentang indah, di bawah sinar mentari yang tersenyum cerah, di antara makhluk ciptaan-Nya yang mengajakku tersenyum meriah, untuk bersyukur dan bersabar menempuh perjalanan hidup di dunia yang sementara, iniiii... Hihihiii. :D Phone Dzikrullah E-mail maryasuryani@gmail.com Hours Waktu adalah ibadah. Semoga berkah setiap langkah yang menjejak dalam detik-detik waktu. Waktu yang berubah menjadi masa lalu setelah kita tinggalkan. Waktu saat ini yang semoga kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk hari esok yang lebih baik. Semangat menempuh perjalanan, kawan. Semoga selamat sampai di tujuan yang sedang menanti dengan senyuman. Ini namanya merangkai harapan, jadi, jangan tertawakan, cukup senyumi dengan menawan. Terima kasih atas pengertian, pemakluman dan pemahaman yang semoga mengajakmu tersenyum saat main-main di sini. Sekalipun ada kesedihan, tenanglah, tidak berkepanjangan. Tetap ada ya, untuk saling mengingatkan pada kebaikan dan kebenaran. Harapan : Semoga pertemuan, kebersamaan dan berjaraknya kita senantiasa dalam lindungan dan Ridha Allah subhanahu wa taala... Aamiin ya rabbalalamiin.
%d bloggers like this:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close