There is no such thing as a bad idea.... Agree...
There is no such thing as a bad idea…. Agree? Makanya jangan terus membangkang idea yang disumbangkan oleh yang lain. I learnt something today.😉 (Photo credit: syed_ikhwan)

Bismillaahirrahmaanirrahiim,

Tulisan dan rangkaian kalimat pada catatan kali ini, ku awali dengan linangan air mata. Ya, karena aku telah menangis sebelum mampir di halaman ini. Aku menangis, karena aku pengen, itu saja. Dan kini, tetesan bening permata kehidupan masih tersisa di pipi ku. Sesekali, ia menderas, lalu berkurang lagi. Dan begitulah seterusnya. Ada beberapa bulir yang masih mengalir, menghangatkan pipi ku.

Sedih, banget!

Ya, aku memang benar-benar dalam kondisi sangat bersedih, saat ini. Entah mengapa? Padahal, aku pikir tiada masalah apa-apa. Lalu, mengapa aku menangis, tiba-tiba tanpa aku menyadarinya?

***

Baiklah teman…

Pada awal paragraf ini, aku kembali tersedu. Sedangkan tetesan air mata yang mengalir di pipi ku semakin ramai. Mata ku mulai agak buram saat memandang dan aku melihat huruf demi huruf pada layar ini mulai mengembang. Makanya, aku pun mengelap kedua mata ku yang semakin basah.

Sebelum menyampaikan apa yang ingin aku sampaikan, “Aku bermohon kepada Allah Yang Maha Pengampun, untuk mengampuni segala kesalahan ku. Astaghfirullaahal’adziim. Ampuni hamba Ya Rabb, apabila hal ini membuat Engkau tidak menyukai. Namun dengan segala kelembutan-Mu, mohon bimbing kami dalam menjadikan hati-hati ini lembut. Sehingga kelembutannya menjadi jalan bagi kami dalam berlemah lembut terhadap hamba-hamba-Mu yang lain. Kelembutan yang tercermin dalam sikap dan tingkah laku kami. Pun kelembutan itu melekat erat dalam nada suara yang mengalir dari bibir ini. Lembutkanlah hati kami Ya Rabb, Engkau Yang Menggenggamnya, Membolak-balikkan dengan Kuasa-Mu. Aamin ya Rabbal’alamiin.”

Ada gumpalan rasa yang ingin menunjukkan dirinya segera, setiap kali aku mendengarkan nada-nada suara yang tinggi. Ingin ku suarakan ia dalam bicara, namun bibir ini segera mengatup, rapat tak mau berbunyi. Hingga rerintik air mata pun bergeming, menderas bersahutan. Ya, aku akan menangis segera, apabila mendengarkan suara yang bernada tinggi di hadapan ku. Begitulah.

Namun apa yang terjadi? Ketika nada-nada yang lebih dari normal itu masih terdengar oleh indera pendengaran ini, sedangkan ia tidak tertuju pada ku, langsung. Apakah yang aku alami pada saat yang sama? Wajah ku memang tidak menangis. Akan tetapi, ada kesabaran yang aku pertahankan. Sedangkan di dalam hati ku, menangis. Aku sangat pilu. Aku terluka. Aku ingin memandang kepingan hati yang mulai memisahkan diri. Aku ingin menyatukannya lagi, agar ia tidak merasakan apa itu luka. Aku ingin segera merengkuhnya, menggenggam erat, dan merapikan dengan telaten. Aku, kiranya tidak dapat merengkuh kepingan hati yang berangsur-angsur berpecah. Berderai ia, meneteskan sisa-sisa kepedihan. Ya, ia merasa tersayat sembilu. Ia merasakan bagaimana hati lain di luar sana, yang sedang berhadapan dengan suara-suara bernada tinggi. Aku, itulah aku. Sedangkan kepingan hati di sana? Ah, tidak dapat aku bertanya pada saat yang sama. Apakah ia pun terluka?

Semaksimal upaya ku coba memanggilnya, menyapa dan menjaga. Semampu ku coba untuk memberikan perhatian terbaik padanya. Namun masih saja aku belum mampu memberikan penjagaan terbaik ku. Wahai hati, ku bisikkan padamu kini, tolong maafkan aku yang terlalu perasa. Adakah yang salah?

***

Dalam pikirku menitip bayang. Sebaris pesan ingin ia sampaikan. Adalah baik kiranya, kalau kita mengembalikan semua yang kita lakukan terhadap diri kita utama. Karena pasti saja, sebagai sesama insan, kita mempunyai rasa, bukan? Maka apa yang kita rasakan, pun orang lain mengalami.

Backsound:: Pada-Mu Ilahi

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s