Push Meong

Push Meong

Aku lagi duduk di sebuah bangku. Ketika aku beli pulsa di counternya Aa Agung. Aku beli pulsa untuk empat nomor. Jadi memang agak lama di sana. Sekitar lima menitan, ada. Setelah selesai bertransaksi dan ketika aku akan berdiri dari duduk, tiba-tiba aku melihat sesuatu. Ya, di dekat kaki ku ada seekor kucing. Dia duduk dengan manis. Apakah yang sedang ia pikirkan? Dan semenjak kapan ia datang, ya? Padahal awal kedatangan ku belum ada kucing di sekitar. Aku pun terharu. Karena aku langsung ingat sama Catchy, kucing di kost-kostan tempat aku bersinggah.

Kucing itu mirip dengan Catchy. Karena ia juga mempunyai bulu-bulu dengan warna tiga macamnya. Adapun perbedaannya adalah warna bulu-bulu kucing yang aku temui di counter Aa Agung berwarna kelabu, putih dan hitam. Sedangkan warna bulu-bulu Catchy adalah hitam, putih dan cokelat. Aku suka. Makanya aku segera mengabadikannya. Jepret! Sekali saja. Dan berhasil. Yes. Aku sangaaat bahagia.

Bersama senyuman yang mengembang pada wajahku, aku pun berpamitan pada Aa Agung. Karena beliau pun sudah selesai mengisi empat nomor pesanan ku sebelumnya.

Kemudian, aku pun melanjutkan langkah demi langkah. Tidak lupa aku berterima kasih pada beliau, Aa Agung. Karena beliau untuk ke depannya mau bertransaksi dengan sistem online dengan ku. Jadi tidak usah langsung datang ke lokasi, lagi. Xixii… Lagian, kalau ada yang mau titip isiin pulsa seperti biasanya, maka aku pun menjadi lebih mudah, kannnn…?!😀 Tinggal bilang Aa Agung. Nanti beliau kirimkan ke nomor tujuan. Tidak lupa pula aku minta nomor beliau yang bisa dihubungi. Dan akhirnya kami pun barteran angka-angka yang unik. Aku tersenyum seraya menjawab, ketika beliau menanyakan siapa nama ku. Karena sebelumnya, ketika mengisi pulsa yang lalu, aku tidak berpikiran seperti hari ini. Aku bahagia karena cara pikirku sudah berubah. Aku senang mempunyai kenalan baru. Dan aku merasa terbantu.

Contohnya?

Tepat setelah aku berlalu dan meninggalkan counter Aa Agung, aku teringat satu hal. Ya, ada satu nomor yang tadi aku minta tolong isiin beliau, dan belum aku cek pulsanya. Apakah sudah masuk atau belumnya. Maka, segera aku meraih handphone berwarna putih dengan casing yang berwarna pink bening. Aku cek dengan cara menekan tombol-tombol *999. Karena tadi, Mamy ngajarin aku tentang hal ini. Terima kasih ya Mamyy.. Akhirnya aku pun dapat mendeteksi saldo pulsa dengan segera.

Dari hasil pengecekan, aku melihat ada perubahan saldo. Namun, aku pikir masih kurang. Dan tidak sesuai dengan jumlah yang aku perlukan. So, aku pun teringat pada beliau. Aku mengingat Aa Agung. Karena tadi aku meminta beliau untuk menambah saldo pulsa handphone putih ku. Lalu, aku pun mengirimkan sebuah pesan singkat dari handphone yang lain. Begini bunyinya:
“A Agung. Maaf, pulsanya yang sepuluhribu ke nomor smartfren belum masuk. Ya.” Lalu, pesan pun terkirim. Sukses. Ke nomor tujuan yang telah berganti nama menjadi “Agung Pulsa.”

Tidak menunggu lama, hanya beberapa menit saja, handphone ku bergetar. Karena aku memang tidak menyalakan volume dan voice untuk handphone berwarna merah marun ku. Aku silent. Dan pesan masuk pun segera aku baca. Dari Agung Pulsa.

“Oh iya, bentar dicek dulu,” singkat, jelas dan informasinya lengkap.

Aku tidak langsung membalas pesan yang aku terima. Karena aku ingin memberikan kesempatan kepada Aa Agung untuk mengecek. Dan beberapa menit kemudian, sebuah pesan singkat dari nomor yang sama pun aku terima. Dari Agung Pulsa.

“Dah masuk Teh?,” sebuah pesan berisi pertanyaan yang segera dan perlu aku jawab.

Lalu, aku pun mengecek lagi handphone putih ku yang kini telah berganti warna menjadi ke-ping-ping-an. Aku menekan tombol-tombol *999 lagi. Dan hasilnya positif, sudah ada tambahan pulsa. Yes! Reply buat Aa Agung:

“Okay. Sudah masuk. Siip. Terimakasih yaa..” seraya tersenyum, aku kirimkan pesan singkat berikutnya pada Aa Agung penjual pulsa.

“Iya, sama2..,” adalah pesan singkat ke-3 dari Aa Agung. Dan aku tidak membalas lagi. Karena sudah clear, deal dan fix. Berhubung aku sudah melakukan pembayaran dimuka.

***

Alhamdulillaahirabbil’alamiin, transaksi hari ini membuahkan kisah bagi perjalanan kehidupan ku. Bermula dari titipan pada ku untuk mengisikan pulsa beberapa kolega. Dan untuk aku juga. Karena aku juga membutuhkannya pada saat yang sama.

Wahai para kolega, terima kasih yaa…

🙂🙂🙂

Engkau yang awalnya satu. kini tak lagi begitu. Ada yang senantiasa bersamamu dalam melangkah. Buka mata, lalu melihatlah. Optimalkan fungsi telinga, lalu mendengarlah. Raba hati, lalu rasakanlah apa yang sesama rasakan. Indera penciuman, ada pada hidungmu. Pedulilah pada lingkungan. Ada kulit yang membentang luas pada dirimu, itulah alam.
Renungkanlah…”

~ Marya Sy ~

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s