Potongan-potongan Waktu

from The Medium Level of Sibayak Mountain

from The Medium Level of Sibayak Mountain (Photo credit: Gefademe2d)

Menapak jejakmu di lembaran pipiku,
membekas suaramu pada daun telingaku,
kemudian engkau hendak berlalu dariku,
bersama pakaian yang telah mengering di tubuhmu,

Teduh matamu menatapku sayu,
seakan tiada harapan menemanimu,
benarkah begitu?
padahal dulu aku tahu,
engkau begitu gemar mengejar ilmu,
tak kenal waktu,
engkau terus melaju,
namun kini berbeda, engkau bukan lagi dirimu yang dulu,
engkau berubah dalam pandanganku,
katakan padaku, “Engkau salah!”
Ya, ungkapkan padaku, “Tolong…,” pintaku padamu,

Sekalipun aku memohon namun engkau tetap dalam pendirianmu,
diam membisu,
seraya menatapku dengan mata lugumu,
engkau bukan dirimu yang aku tahu,
ada apa denganmu?

Ada kesedihan menggelayuti hatiku,
setiap kali menjumpaimu,
karena engkau bukan lagi dirimu,
engkau benar-benar membuatku sendu

Tahukah engkau?
aku sedang memperhatikanmu…

🙂 🙂 🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s