Ya, karena engkau perlu tahu tentang siapa aku? Aku yang sedang membawa sekeping hatimu yang hilang. Dan sedang engkau usahai untuk menemuinya. Pun agar aku pun mengenal, lebiiih dalam lagi tentang siapa engkau? Ya, seorang engkau yang sedang aku titipkan sekeping hatiku padamu. Yes! Ketika engkau mencurinya dari genggamanku. Padahal hati yang engkau sedang bawa kini, adalah titipan… So, tolong jaga ia agar senantiasa terjaga, yaa. Karena aku sayang padanya. Bahkan jauh hari sebelum engkau membawanya. Namun, ketika engkau datang dalam kehidupanku, lalu membawa sekeping hatiku pula. Ai! “Aku perlu bilang apa pada Ayah dan Bunda?”. Padahal Ayah dan Bunda telah memberikan kepercayaan padaku, untuk menjaganya. “Jaga hati, yaa Nak. Karena padanya berpusat segala niat. Di dalamnya ada sumber bahagia, pun yang sebaliknya. Bukanlah Allah menitipkannya pada kita, tanpa makna. So, segera kembalikan urusan tentang sekeping hatimu itu, pada-Nya. Ketika engkau mengalami hal-hal yang belum engkau inginkan. Dan ternyata sedang engkau alami”, ya, begini pesan dari Ibunda. Yang segera menyapa ruang fikirku. Agar ia kembali berdamai, kemudian kami pun tersenyum bersama senyuman yang lebih indah. Hup!

“Jalan masih panjang. Mari kita melangkah lagi, wahai sekeping hatiku yang tersisa. Mari…”, ajak sang fikir.

Ya, fikirku satu. Makanya, aku seringkali terlarut dalam rasa nan melarutkan. Hampir setiap saat, aku mengalaminya. Pada suatu waktu, tiba-tiba aku menangis saja semauku. Ya, tentu karena ada penyebabnya dulu, kan? Lalu, pada kesempatan yang lainnya, aku pun mendapati diri ini tertawa. Lepas, bebas, jelas, hingga aku pun terlarut dalam situasinya nan berbeda. Ya, nuansa hari-hariku kadang tak sama. Karena ada warna warninya, yang semua itu sedang dan masih ku pelajari lagi. Seraya menikmatinya, serasa dua rasa. Hingga ia menjadi penuh rasa. Ada rasa strawberry yang unik, ada rasa avocado yang lezat dan mantab, sedap, nikmat, yummmmmmy. I like avocado juice.

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s