Rasa yang tidak biasa semenjak tadi siang ternyata…

Rasa yang tidak biasa semenjak tadi siang, ternyata membawa makna. Ketika saat ini denyut jantung ini berubah lebih cepat. Meski saya sedang berteman sepasukan penikmat raga, sekalipun. Namun, dengan kondisi seperti ini, saya berusaha bertahan. Lebih lama, tentu lebih baik. Karena malam belum terlalu larut untuk melelapkan diri ke alam lain. Makanya, aura yang tidak biasa seperti ini coba ‘tuk ku taklukkan.

Semilir angin segar yang mengelilingi raga ini. Bersama kehangatan dari relung jiwa. Imbang. Hingga akhirnya ku tidak menggigil ataupun kepanasan. Masih normal. Alhamdulillâhirabbil’âlamiin. Saya masih sanggup bermain-main di lembaran ini. Meski raga berbalut aura aneh. Sungguh tidak biasa.

“Ada apa denganmu, wahai sahabat?”, jenguk sang jiwa nan segar bugar. Karena ia baru saja bermandikan angin kesejukan.

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s