Goresan seberkas cahaya Yes Soulmate telah kembaliii D…

Goresan seberkas cahaya 😉

Yes! Soulmate telah kembaliii… 😀 Saatnya, kita menikmati kebersamaan ini. Untuk mengisi waktu yang selanjutnya, bersama. Kini, lengkap lagi hari-hari kami. Karena kita sudah menyatu. Yukz. Kita menyimak sebundel pengalaman yang beliau peroleh di sepanjang siang tadi. (siap menyimak dengan hikmat). Begini beliau mencurahkannya untuk kita.

Ketika mentari mulai meredup, perlahan. Saat itu pula saya sempat menatap berkas sinarnya, bersama senyuman. Ya, kini sang pelita siang telah berlalu. Terang sinarnya yang menebar semenjak pagi, kini tiada lagi. Hanya menyisakan seberkas cahaya di ufuk barat. Membentuk goresan sempurna. Ketika saya mengamati lebih seksama, ternyata sang mentari lagi bersinar dari balik awan. Indaaah banget. Namun, pemandangan nan megah itu tidak berlangsung lama. Karena awan nan memutih terus menghalangi sinarnya. Mereka datang berduyun-duyun. Ramee banget. Sehingga goresan cahaya pun meredup. Lalu berganti dengan tampilan nan kelabu. Kemudian berubah mendung. Lama kelamaan, saya merasakan kesejukan di pipi ini. Tetesan hujanpun menyerbu alam hingga basah semua. Namun, tidak dengan saya. Karena saya segera berteduh di bawah payung. Sesaat setelah beberapa tetes air hujan menerpa wajah ini. He, he, 😀

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s