~ Ada kasih sayang dibalik teguran ^^ ~

Dalam setiap detik kehidupan yang sedang kita jalani kini, pasti ada sedikit banyaknya kesalahan yang kita buat.  Namun, seringkali kita melakukannya, bahkan lebih sering lagi.  Sehingga, karena terlalu seringnya kita melakukan, hingga ia menjadi kebiasaan.   Yang lambat laun, tanpa pernah kita menyadarinya, ia telah menjadi sikap kita.  Dan itu melekat kuat pada pribadi kita.  Sehingga, dengan begitu enak kita memakainya.  Lalu, kita membawa sikap tersebut kapanpun dan dimanapun kita berada.  Maka, ketika suatu hari kita masih membawanya, ada salah seorang sahabat yang menegur kita.  Karena menurut beliau sikap yang kita pakai tersebut kurang baik.  Dan sebaiknya, kita berusaha untuk meninggalkannya.

Lalu, akankah kita tidak terima…. ?! Masihkah kita berteguh hati dengan ego yang kita punya…. ?! Padahal memang seharusnya hal yang demikian tidak kita kantongi dalam pribadi kita.  Lalu, menghindarkah kita dari sang sahabat yang bermaksud baik kepada kita…. ?! Wahai diri, kita ini makhluk sosial, yang saling membutuhkan dan senantiasa begitu, selamanya.

Mari kita sambut kasih sayang yang di rangkai oleh sahabat terbaik kita, sekaligus orang tua kita di sini.  Ya. Beliau adalah Ibunda kita yang berikutnya.  Setelah banyak Ibunda-Ibunda terbaik yang kita kenal selama ini.  Alhamdulillaahirabbil’alamiin.  Tidak banyak lho, orang-orang yang mau dan mampu berbuat demikian.  Seperti yang Mami sikapi kepada kita.  Ya Rabb, syukur padaMu, mampu tebarkan mutiara-mutiara ini lebih banyak lagi.  Hingga setiap tetesnya mampu menganak sungai di pipi ini. Ya.  Karena kita semakin menyadari bahwa sesungguhnya, tidak banyak yang mampu dan mau berbuat demikian terhadap kita. Sudahlah…. tidak dapat merangkai banyak kata lagi, untuk mampu ungkapkan seluruh rasa.  Karena rasa ini tidak selamanya dapat diwakilkan dengan rangkaian kata-kata.  Ia hanya dapat di rasa, hingga sempurnalah keberadaannya bersama kita.  Subhanallah… indahnya bersama rasa.

Dan akhirnya, kita pun semakin menyadari semuanya, hingga kita mau menyambut

TEGURAN

(sapaan)

yang beliau kirimkan untuk kita

BERSAMA SENYUMAN

🙂 🙂 🙂 … senyuman spesial untuk mami yang sangat sayang pada kita… 🙂 🙂 🙂

Meskipun kita masih diuji untuk saat ini, oleh beliau.  Namun, hal ini bukanlah wujud pengabaian sebetulnya.  Akan tetapi, memang 100% (seratus persen) sebagai bukti kasih dan sayang beliau kepada kita.  Ya.  Agar kita kembali menyadari siapa diri ini yang sesungguhnya.  Lalu, untuk apa kita ada di sini, dan sampai kapan keberadaan kita di sini.  Ya.  Agar kita kembali ingat.  Saat sang sahabat menyapa, namun kita tidak langsung menoleh, beliau mengingatkan bahwa hal tersebut kurang baik.  Beliau lebih berpengalaman dalam hal ini. Karena beliau tentunya sudah lebih tua.  Beliau lebih dewasa dalam segala hal.  Dari segi usia apalagi, sudah sangat jauh berbeda dengan kita.  Ya.  Setelah khilaf, kita beristighfar seraya bermaafan….. 🙂

<<<<<<  🙂 LALU 🙂 >>>>>>

bagaimana pula dengan

♥ ♥ ♥ Allah subhanahu wa ta’ala  ♥ ♥ ♥

yang senantiasa memanggil kita

(….. 😆 salah satunya lewat panggilan adzan 😆 …..)

….. ??? saat kita tidak segera menyahut dan memenuhi panggilanNya ??? …..

Astaghfirullaahal’adziim, waktu terasa demikian cepat berlalu.  Apabila hanya kita isi dengan mencari-cari kesalahan dan kekurangan orang lain.  Kini saatnya kita kembali mentafakuri, bahwa kita hanya hambaNya.  Dan beliau pun hambaNya pula.  Kita sama-sama berada dalam pantauan Allah.  Lalu, tergeraknya hati beliau untuk menegur kita, karena hal yang demikian telah diizinkan oleh Allah.  Lalu, dapatlah kita memandang, ada Allah di sana.  Di setiap ungkap kata yang beliau sampaikan.  Dalam setiap rangkaian kalimat yang beliau susun lebih indah.  SKita kembali menyadari, bahwa kita hanya HambaNya.  Tak lebih dari itu.  Kita hanya insan biasa.

~ Terima kasih mami, sampai saat ini hingga selamanya.  Bahagia rasanya berada dalam suasana begini.  Intinya, bahagiaaaaa aja.  Karena kita percaya, mami selalu memberikan yang terbaik untuk kebaikan kita. ~

🙂 🙂 🙂

“In the world, greatest word ‘believe’ … that is great feelings.  Because everybody living with believe only”

🙂 🙂 🙂






0 thoughts on “~ Ada kasih sayang dibalik teguran ^^ ~

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s