Berilmu dan berkualitas


Penting dan terpatri di kedalaman hati, dua kata yang cukup bermakna bagiku untuk saat ini. Antara ilmu dan kualitas, berkaitan erat.  Banyak ilmu belum tentu berkualitas (dalam aplikasinya) sedangkan berkualitas sudah tentu berilmu.  Tinggi rendah nya ilmu sangat menentukan kualitas, dan bagus tidaknya kualitas ditentukan oleh ilmu yang dimiliki.  Terus belajar untuk berilmu, memperbanyak ilmu untuk meningkatkan kualitas. Keputusanku telah bulat, tiada kata terlambat untuk berbuat!
Semoga keputusan ini yang terbaik.

Aku yakin, tiada kata terlambat, hari ini masih ada dan kinilah saatnya untuk berbuat, memutuskan!
Aku yakin, dan percaya dengan kalimat yang satu ini: ‘saat satu pintu telah tertutup untuk engkau masuki, percayalah masih ada pintu lain yang saat ini sedang terbuka lebar untuk engkau masuk ke dalam ruangannya.’  Bismillah… keputusan untuk berani berkata iya pada hal yang aku memang harus mencoba untuk menjalankannya, memasukinya dan berkecimpung di dalamnya.  Lebih rajin.
Semoga keputusan ini yang terbaik.



Masih ada pintu lain sebagai sumber ilmu yang lebih mampu meningkatkan kemampuan, masih ada tempat berkualitas lain yang tersedia, walau bukan di sana, tapi di sini.  Tempat yang sangat dekat denganku.  Tidak butuh waktu yang lama untuk sampai di sini, hanya butuh kemauan untuk menjejakinya, menapakkan kaki, meninggalkan jejak dan terus belajar.
Semoga keputusan ini yang terbaik.


“Dan tiada satu kejadianpun yang hadir sia-sia, semua pasti ada hikmahnya.  Menanggapi munculnya dengan senyuman, jadi lebih asyiiiik…..! Maka tersenyumlah lebih indah hari ini, untuk menangkap makna setiap peristiwa, menggenggamnya untuk di bawa sebagai bekal melanjutkan langkah. Agar ia menjadi teman setia, penasehat diri, penyemangat jiwa, penyejuk qalbu di saat terik panas menerpa tubuh.”

🙂

“Bersyukurlah…..

intinya, agar hari-hari yang dilalui menjadi penuh kedamaian”

🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s