Adab Membaca al-Quran

Adab Membaca al-Quran

  1. Sebaiknya berwudu dulu. Ibnu Katsir rahimahullah di dalam tafsirnya menyatakan, ”Barangsiapa membaca al-Quran dalam keadaan suci (berwudu), maka mendapat sepuluh pahala dari Allah swt, dan apabila membaca al-Quran dalam keadaan tidak suci (tidak berwudu), maka akan mendapat satu pahala dari Allah swt.”

  2. Sebaiknya membersihkan mulut. Sesuai dengan sabda Nabi Muhammad saw, ”Sesungguhnya mulut-mulut kalian merupakan jalan untuk membaca al-Quran, maka bersihkanlah mulut kalian itu dengan siwak (sikat gigi).”

  3. Berpakaian yang bersih.

  4. Duduk di tempat yang layak lagi bersih dan menghadap kiblat dengan tenang dan hormat.

  5. Niat membaca al-Quran semata-mata hanya karena Allah Ta’ala dengan mengharap akan mendapat keriaan dan hidayah dari Allah swt.

  6. Dimulai dengan membaca , ”A’udzu billaahi minassy syaithaanir rajiim.” Dan, ”Bismillaahir rahmaanirrahiim.” Kecuali surah Bara’ah (at-Taubah) tanpa membaca basmalah.

  7. Pada akhir (penutup) bacaan, membaca ”Shadaqallaahul ’azhiim wa ballagha rasuuluhul kariim wa nahnu ’alaa dzaalika minasy syaahidiin.” atau cukup dengan membaca ”Shadaqallaahul ’azhiim”.

  8. Disunnahkan sujud tilawah (sesuai dengan cara sujud dalam shalat) pada tiap-tiap akhir ayat sajdah. Setiap sujud dianggap sah apabila dalam membaca kalimat pada setiap ayat sajdah dalam al-Quran dibacanya dengan sempurna.

(Sumber: Al Quran dan terjemahnya ”Al-Hikmah” penerbit Diponegoro).

Advertisements
Categories Paragraf-paragraf SahajaTags , , , ,

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Location Di sesudut bumi yang membentang indah, di bawah sinar mentari yang tersenyum cerah, di antara makhluk ciptaan-Nya yang mengajakku tersenyum meriah, untuk bersyukur dan bersabar menempuh perjalanan hidup di dunia yang sementara, iniiii... Hihihiii. :D Phone Dzikrullah E-mail maryasuryani@gmail.com Hours Waktu adalah ibadah. Semoga berkah setiap langkah yang menjejak dalam detik-detik waktu. Waktu yang berubah menjadi masa lalu setelah kita tinggalkan. Waktu saat ini yang semoga kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk hari esok yang lebih baik. Semangat menempuh perjalanan, kawan. Semoga selamat sampai di tujuan yang sedang menanti dengan senyuman. Ini namanya merangkai harapan, jadi, jangan tertawakan, cukup senyumi dengan menawan. Terima kasih atas pengertian, pemakluman dan pemahaman yang semoga mengajakmu tersenyum saat main-main di sini. Sekalipun ada kesedihan, tenanglah, tidak berkepanjangan. Tetap ada ya, untuk saling mengingatkan pada kebaikan dan kebenaran. Harapan : Semoga pertemuan, kebersamaan dan berjaraknya kita senantiasa dalam lindungan dan Ridha Allah subhanahu wa taala... Aamiin ya rabbalalamiin.
%d bloggers like this:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close