"Selalu begitu, tidak pernah ada yang mau mengalah. Ujung-ujungnya ya, berantam lagi. Perang mulut lalu diam-diaman. Semua bermula dari kekesalan. Ia kesal karena... " Aku tidak tahu pasti mulanya dari mana. Hingga akhirnya mereka terlibat percakapan sengit. Percakapan yang berada di luar batas kesadaranku saat mendengarkannya. Awalnya begini. Pertama kali mengetahui keadaan ini, aku kaget…


Awal perjalanan bermula lagi hari ini. Perjalanan meneruskan langkah-langkah yang sempat terhenti. Langkah-langkah yang membawaku pada hari-hari seakan mimpi. Padahal semua tidak mimpi, namun reality. Yes, reality show, pikirku sesekali. Kalau ku ingin menikmati segala yang terjadi. Karena terkadang yang ku saksikan tidak pernah ku prediksi. Namun jelas-jelas ada di depan mata. Maka, kalau ku…


"Hai, Bro, tenang dan sabar. Engkau lagi berdiri, yaa. Sebaiknya duduk dulu kalau sedang emosi. Lalu berpikir sejenak sebelum bicara. Karena seringnya, dalam kondisi emosi tidak stabil cenderung mengucap kata-kata dengan nada tinggi. Seperti yang engkau alami. Termasuk ucapan-ucapan selanjutnya yang keluar dari bibirmu. Semua berasal dari dalam hati, bukan? Sehingga sampai ke hatiku, juga."…